Jajaran Intel Korem 062/TN  dan Unit Inteldim 0612/TSM Berhasil Ungkap Ilegal Mining

179

TASIKMALAYA, (KF).-Jajaran Tim Intel Korem 062/Tarumanagara beserta jajaran Unit Inteldim 0612/Tasikmalaya,Minggu (22/07/2018) Malam, berhasil mengungkap adanya praktek Ilegal Mining di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Personel Tim Intelrem 062/TN dan Unit Inteldim 0612/TSM dipimpin langsung oleh Kapten.INF. Arif Ashari SIP (Dantim Intel).

Kesuksesan aparat TNI AD berawal dari adanya laporan dari warga masyarakat, yang mengaku merasa resah dengan keberadaan penambangan Batu Bentolit yang disinyalir melibatkan oknum anggota TNI.

Mendengar informasi tersebut, selelanjutnya dilakukan Penyelidikan dan Pendalaman ke titik yang diduga sebagai Lokasi Penambangan tersebut. Alhasil, didapatkan fakta yang mengarah bahwa penambangan tradisional Bentolit tersebut beroperasi secara Ilegal.

Berdasarkan informasi yang didapat koran-fakta.com, setelah dilakukan pengumpulan bukti dan data yang ada, tim secara cepat dan sigap langsung melakukan rencana penangkapan pelaku Ilegal Mining.

“Beberapa anggota kami langsung dengan cara mengikuti Truck yang bermuatan bahan bentolit Ilegal tadi, kita ikuti mulai dari lokasi tambang. Barulah setelah kendaraan truck tadi berada disekitar Masjid Al Askary Sukaraja, kita lakukanlah penindakan dengan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen dan surat jalan selalu,” terang Kapten Arif kepada wartawan.

Dalam pemeriksaan tersebut, masih kata Arif, ternyata sopir hanya membawa surat keterangan angkutan barang yang dikeluarkan oleh perangkat salah satu Desa di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, tanpa dilengkapi No.IUP dan keterangan lainnya.

Selanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, truck dan sopir YN dan Kernetnya A tadi langsung diamankan. Lalu pihak TNI melakukan koordinasi dengan pihak Distamben dan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya. Dari hasil pemeriksaan tadi, ternyata legitas tambang dan hasilnya dipastikan tambang tersebut ilegal.

“Dari hasil pemeriksaan ternyata sudah tambang tersebut sudah beroperasi selama dua mingguan, dengan lokasi pengiriman ke wilayah Purwakarta, ” jelas Arif.

Arif pun menegaskan, apa yang dilakukannya bersama jajaran Intel Korem 062/Tarimanagara dan intel Kodim 0612/Tasikmalaya itu, telah sesuai aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah ,dimana Preaiden telah memerintahkan TNI/ Polri untuk melakukan tindakan tegas terhadap para mafia atau kartel, apakah itu kartel pangan, kartel energi, mafia illegal fishing, mafia illegal mining, illegal logging. Karena kegiatan kegiatan ilegal tersebut, justru menyengsarakan rakyat dan memperlemah daya saing ekonomi.

“Pengungkapan adanya Ilegal mining tersebut merupakan salah satu bentuk Sinergitas antara TNI/Polri dan Pemerintah Daerah yang bahu membahu dalam menciptakan Kondusifitas dan Pembangunan Wilayah,” ungkap Perwira Lulusan Kawah Candradimuka Lembah Tidar yang dikenal ramah dan murah senyum.

Setelah dimintai Keterangan dari pihak pihak yang diduga terlibat dalam Kegiatan Ilegal Mining tersebut ,selanjutnya dilakukan serah terima Penanganan Kasus tadi, dari pihak TNI kepada pihak Kepolisian untuk dilakukan Proses Hukum lebih lanjut.

Jurnalis : Tono Efendi/heri
Editor : Van’s