Jalin Sinergitas, Dihari Juang TNI-AD ke 74,  Kodim 0611/Garut Bersama Masyarakat Garut Melaksanakan GOWES Bareng

136
Ket Foto: Saat pelaksanaan Gowes Bareng Dandim 0611/Garut. Dalam rangka Hari juang TNI AD. (Foto oleh : Indra R)

Koran-Fakta.com (KF).- Ratusan Bikers di kabupaten Garut ikut serta dalam kegiatan GOWES yang diselenggarakan Kodim 0611/Garut. Di hari Hari juang TNI AD ke 74.

Kegiatan Gowes bersama TNI, Polri dan Masyarakat Garut tersebut dilakukan untuk menjalin sinergitas antara TNI-Polri dan Masyarakat dikabupaten Garut. Selain itu juga Gowes tersebut sebagai sarana olahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kegiatan yang dilaksanakan yang di Mulai Star Dari Jln Veteran, Kelurahan Pakuwon kecamatan Garut kota tersebut dihadiri Bupati Garut H.Rudy Gunawan, Danrem 062/TN yang diwakili Kasirem 062/TN Letkol Letkol Inf Sutarmin, Dandim 0611/Garut yang diwakili Kasdim 0611/Grt Mayor Inf Hamzah Budi Santoso, SE, Kapolres Garut diwakili Waka polres Garut Kompol Abdul Khokik, S.Ik,Ketua Koni Kab Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., Kepala Bank BJB H Maman Rukmana, Kepala Bank BRI, Para PJU polres Garut, Para Periksa Jajaran Kodim 0611/Garut, Para Perwira Jajaran Polres Garut, Para intansi pemerintah, TNI/Polri, Kejaksaan, BUMN, BUMD,dan komunitas pecinta olahraga sepeda, serta Club-club olahraga rekreasi lainnya.

Dalam sambutannya, Dandim 0611/Garut yang diwakili Kasdim 0611/Grt Mayor Inf Hamzah Budi Santoso, SE menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bupati Garut, TNI-Polri dan para tamu serta peserta GOWES atas dukungan dan kehadirannya sehingga pelaksanaan kegiatan Gowes bersama Kodim 0611/Garut berjalan sesuai dengan harapan.

“Tentunya, saya mewakili Pak Dandim mengucapkan banyak terimakasih yang setinggi-tingginya atas dukungan dan partisipasi nya sehingga pelaksanaan kegiatan ini berjalan sesuai dengan harapan”, ucap ia

Dikatakan nya, Bersepedah ternyata punya sejarah tersendiri di Indonesia, popularitas bersepeda diperkenalkan di masa penjajahan Belanda. Pelatih asal belanda membuat sepeda di Eropa sebagai sarana transfortasi saat itu mereka berada di Indonesia.

Lanjut disamapaikan, Diera modern ini lanjutnya, perkembangan sepeda di Indonesia bukan lagi hanya sebagai alat transfortasi atau cabang olahraga saja. Tetapi sudah menjadi sebuah gerakan sosial untuk mencapai hidup sehat yang lebih baik.

“Kegiatan bersepeda adalah salahsatu upaya untuk mengajak masyarakat sebagai alat transfortasi dan olahraga. Karena dengan bersepeda kita akan memperoleh manfaat yang positif diantaranya,mengurangi polusi udara, menyehatkan, menghemat bahan bakar minyak dan sebagai olahraga yang menyenangkan”, ungkapnya. (Indra R)

BAGIKAN