Jangan Ada Titipan Dalam Lelang Jabatan

204
Ketua Komisi D DPRD Kab Garut . Asep D Maman

KF,- terkait adanya Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang akan berlaku mulai Januari Tahun 2017. Saat ini Pemda Garut tengah melaksanakan lelang jabatan untuk posisi Kepala Dinas untuk Dinas Pendidikan, RSU dr. Slamet, Diskominfo, Distarkim dan Dinas Pendapatan Daerah. Untuk seleksi calon kepala dinasnya sendiri dilakukan oleh pihak independen, beranggotakan lima orang dari unsur akademisi, ahli tata negara, ahli komunikasi dan unsur Kemenpan.

Namun ironisnya Ketua Komisi D DPRD Garut, Asep D Maman mengaku tidak tahu adanya lelang jabatan tersebut.”.” Abdi teu apal aya lelang jabatan kang (Saya tidak tahu ada lelang jabatan-red). Jadi saya memang tidak tahu soal urusan kedinasan mah. Jadi begini, karena Komisi D itu posisinya hanya sebagai mitra kerja saja, misalnya Disdik hanya urusan tugas pokok dan funfsinya saja, sama untuk RSU juga sama. Kan urusan kepegawaiannya lari ke komisi lain. Jadi lebih baik ke komisi itu saja, takut salah jawab,” ujarnya, lewat telephone, Rabu (23/11/2016).

Meski Asep mengaku tidak tahu adanya lelang jabatan yang saat ini dilakukan oleh Pemda Garut. Namun dirinya menyatakan setuju dengan adanya kebijakan yang diambil oleh eksekutif tersebut, jika hal itu akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari sistem seleksi yang sebelumnya.” Kalau memang mekanisme itu akan lebih baik dari pada sistem yang sebelumnya, itu positif-positif saja. Selagi lelang jabatan itu dilakukan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya

Paling tidak kata politisi dari Fraksi P3 itu, lelang jabatan akan menjadikan visi dan misi pejabat yang bersangkutan akan linier dengan jabatan yang akan didudukinya. Apalagi seleksinya ditangani oleh orang-orang yang memiliki kafasitas keilmuan dan profesional. Meski demikian, Ia berharap tidak ada intervensi dari pihak manapun. Sebaliknya panitia seleksinya sendiri , lanjut Asep, jangan mau diintervensi, karena secara personal, mereka itu membawa lembaganya masing-masing.

Selain itu, kata mantan kepala desa di Kecamatan Bayongbong ini, diharapkan proses dan hasil seleksi oleh Pansel itu, akan dilaksanakan secara transfaran.” Pkoknya saya harapkan jangan ada lagi titipan-titipan, agar hasilnya lebih baik,” tegasnya.

Asep juga seolah memberikan masukan kepada tim seleksi, agar pejabat yang akan ditentukan untuk mengisi jabatan di SKPD tertentu, bisa sesuai dengan latar belakang pendidikannya.” Yang pasti barangkali, untuk jabatan-jabatan kepala dinas itu, sesuai dengan latar belakang pendidikannya,” Tandasnya.

Ditanya soal siapa calon Kepala Dinas Pendidikan, yang banyak diperbincangkan dan menimbulkan banyak spekulasi tentang calon yang akan mengisi jabatannya. Asep tidak mau ikut berspekulasi. Tetapi kriterianya,“ Saya tidak mempunyai kapasitas untuk menilai, pokoknya sebagai mitra kerja, siapapun kepalanya, yang penting bisa menjalankan Tupoksinya dengan baik,” pungkasnya. (Jay).

BAGIKAN