Jujun : Ahok Harus Di Tahan

1177

Keterangan Foto Jujun Junaedi    DR. KH. Jujun Junaedi usai memberikan Tausyiyah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Garut di Gedung Pendopo Kamis(15/12)
Keterangan Foto Jujun Junaedi
DR. KH. Jujun Junaedi usai memberikan Tausyiyah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Garut di Gedung Pendopo Kamis(15/12)
KF.-Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaya Purnama atau yang biasa disebut Ahok harus segera di bui. Karena, dia telah menistakan agama. Jika tak segera di tahan atau di bui justru menimbulkan pertanyaan besar, ada apa dengan Ahok ?. Demikian diungkapkan DR. KH. Jujun Junaedi, usai memberikan Tausyiyah dalam acara Maulid Nabi Muhammad, SAW tingkat Kabupaten Garut di gedung Pendopo, Kamis (15/12/2016). “Ahok itu harus segera di tahan atau di bui. Saya sangat setuju jika Ahok di bui. Justru akan muncul pertanyaan besar jika Ahok yang telah menistakan agama tidak di bui, Ada apa dengan Ahok ?” katanya.

Lanjut Jujun, Ahok itu selain telah menistakan agama, juga telah mempersatukan umat Islam yang ada di Indonesia. Makanya, dengan nada khas nya Kiai kondang asal Kecamatan Sukawening Garut itu sangat berterima kasih kepada Ahok. “Terima kasih disini tanda kutip ya. Ahok menistakan agama, jelas saya juga marah kepada dia. Tapi saya terima kasih juga kepada Ahok yang telah mempersatukan umas muslim. Pada aksi 411 dan aksi 212 itu umat muslim dapat bersatu padu, tidak ada skat-skat di antara umat muslim. Pada waktu itu mereka bersatu dengan tujuan minta keadilan,” kata Jujun yang yang sering tampil di televisi nasional itu.

Menurut Kiai yang setiap Tausyiyah selalu diiringi dengan nada canda itu menyebut, kalau pun Ahok sudah minta maaf tetapi proses hukum tetap harus berjalan. “Kalau dia minta maaf, Ya sebagai umat muslim ya maaf kan saja. Tetapi proses hukum tetap harus berjalan. Kalau nanti ada yang menistakan agama lalu dia minta maaf dan selesai, wah bahaya untuk ke depannya. Jadi begini, karena kelakuan Ahok, kami bisa bersatu itu artinya.” ujarnya.

Diakuinya, mempersatukan umat itu susah. akan tetapi karena Ahok, umat muslim jadi mudah bersatu. dan dirinya juga sangat mendukung aksi yang dilakukan umat muslim pada Jumat tanggal 4 November (411), dan Jumat 2 Desember (212). “Meskipun saya pribadi tidak ikut ke Monas, tetapi saya ikut melepas ribuan santri dari Pesantren yang saya punya. Bahkan saya juga men doakan mereka agar selamat dan dilindungi Alloh SWT. Ya jelas saya setuju dan sangat mendukung, dan selalu memantau,” ucapnya. Menurut Jujun, Ahok itu sudah keterlaluan karena telah menistakan agama. Makanya, Ahok itu harus segera di tahan. “Wajar umat muslim marah karena ucapan Ahok itu. Makanya umat muslim juga minta keadilan. Kalau Ahok tidak ditahan padahal dia juga sudah dinyatakan terdakwa, justru akan menimbulkan pertanyaan besar, ada apa dengan Ahok,” kata Jujun yang usai memberikan Tausyiyah langsung diburu kaum hawa untuk berselfie. Dalam acara Maulid Nabi Muhammad itu, selain dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Sekda Kab. Garut, Danrem 062 TN, Dandim 0611, juga dihadiri para kepala SKPD, sebagian anggota DPRD, dan tamu undangan lainnya.(dra R)

BAGIKAN