Kaban Kesbangpol : Tim Pembuat Soal Ujian Nasional Untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Lalai.

269
Ket foto : Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut Wahyu Widzaya. (Foto istimewa)

GARUT,(KF).- Sebelumnnya soal Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, menuai protes pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dan Banser Garut, Jawa Barat. Rabu (10 April 2019) Kemarin.

Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut. Wahyu Widzaya menilai bahwa hal tersebut merupakan kesalahan teknis.

“Berkaitan dengan salah satu soal yang berkaitan dengan pertanyaan bagi tim perumus yang isinya (mengenai pembakaran bendera) itu tentunya ada kesalahan teknis,” katanya. Kamis (11 April 2019) saat ditemui selepas menghadiri acara pelepasan pendistribusian surat suara dan logistik Pemilu 2019.

Lanjut disampaikan, pihak Kadisdik Garut kemarin sudah melakukan klarifikasi berkaitan dengan hal ini. Namun pihaknya menilai bahwa hal tersebut tetap merupakan kelalaian.

“Memang tentunya ini merupakan kelalaian tim perumus yang bersangkutan tidak melakukan klarifikasi terlebih dahulu, sehingga kemarin ada pergerakan dari Ansor dan Banser,” ujarnya

Kendati begitu, Disdik kabupaten Garut sambung Wahyu sudah melakukan klarifikasi dan permohonan maaf.

“Soal itu ada kebijakan, sehingga soal ini tidak dijadikan dasar materi ujian,” jelas ia. (Indra Ramdani)

Editor : Yusuf Akbar

BAGIKAN