Kadispora Buka Kompetisi Sepakbola Askab PSSI U 13 dan U 15

81

GARUT,(KF).- Kadispora Kabupaten Garut buka, Kompetisi resmi sepakbola Askab PSSI Garut, Jawa Barat untuk kelompok usia 13 dan 15 tahun resmi dibuka di Lapang Sepakbola Alun alun Kecamatan Bayongbong, Kamis (12 /04) siang.

Kompetisi antar SSB Se Kabupaten Garut Askab PSSI digelar dari 12 April- 12 Mei 2018 . diikuti sebanyak 18 peserta U 13 meramaikan kompetisi, terbagi 6 pool dan untuk kelompok Usia 15 diikuti 15 peserta, terbagi dalam 4 pool .

Kuswedi mengatakan, pembinaan usia dini harus diperbanyak kompetisi. Karenanya kata dia, dengan adanya banyak kompetisi sepakbola yang diselenggarakan oleh PSSI, maupun pihak lainnya perlu didukung oleh semua pihak, agar sepakbola Garut bisa lebih berprestasi.

Ini adalah memang benar bentuk Pembinaan Cabor apapun harus dari usia dini, salah satunya ini kompetisi sepakbola usia 13 dan usia 15, sebelumnya kemarin ini di Kerkhof usia 14 dan 16, tentu sangat penting kompetisi ini untuk mengukur kemampuan anak. Mana mungkin bisa berprestasi kalau tidak ada kompetisi atau turnaman,” ujar Kuswendi usai pembukaan kompetisi sepakbola PSSI U 13 dan 15, di Lapang Sepakbola Alun alun Kecamatan Bayongbong, Kamis (12/04/2018).

Masih kata Kuswendi, kemajuan Olahraga itu adalah tanggung jawab bersama baik pemerintah maupun masyarakat, maka kami pun menghimbau para pengusaha yang ada di Kabupaten Garut, untuk mengucurkan dana CSR nya untuk olahraga, khususnya sepakbola.

Sepakbola ini olahraga mahal, sehingga panitia, maupun pengurus klub sendiri harus merogoh kocek lebih dalam. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada para pengusaha untuk menyalurkan CSR nya untuk olaraga, khususnya cabor sepakbola,” katanya.

Sambung Kadispora, untuk pengembangan sepakbola di daerah, pihaknya tengah merencanakan untuk membangun lapangan di tiap desa.”Konsep Dispora itu sport for all, olahraga itu untuk semua. Saya itu inginnya di tiap desa itu ada satu lapang sepakbola, dua lapang voli dan dua lapang tenis meja. Saya yakin prestasi itu akan muncul dari desa,” tuturnya.

Ia menambahkan, Dengan berolahraga selain menjadi tubuh sehat dan bugar, olahraga juga sebagai usaha menghindarkan kenakalan remaja karena disibukan berolahraga, papanya

Penulis : J Gunawan

Editor. : Van’s