Kapolres Garut Bakal Segera Panggil Pengusaha Transportasi.

113
Ket foto : Kapolres Garut Garut AKBP Budi Satria Wiguna,.SIK saat melakukan Sidak keselamatan berlalulintas di Terminal Guntur, Kabupaten Garut. (Foto oleh : J.Gunawan)

GARUT, (KF).- SEBAGAI Langkah preventifnya untuk menekan angka kecelakaan, Jajaran Satlantas Polres Garut dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menggelar operasi Gabung (sidak) keselamatan berlalulintas di Terminal Guntur, Kabupaten Garut, Rabu (06/02/2019) sore.

Pantauan wartawan dilapangan ada beberapa kendaran umum ditemukan yang dinyatakan tidak layak jalan dan harus dikandangkan ke Polres Garut

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna,.SIK menyampaikan pada awak media, sampai saat ini untuk tilang sedikitnya lebih dari 20 dan yang diamankan sebanyak 10 karena tidak layak pakai, dan ini masih terus berjalan.

“Pemeriksaan ini mulai dari kelengkapan surat-surat, maupun kelengkapan atau kelayakan kendaraan baik itu Ban, wiper dan lain-lain yang kiranya membahayakan penumpang,” Ujar Budi saat melakukan kegiatan operasi Gabungan keselamatan berlalulintas di terminal Guntur.

Lanjut ia, kendaraan yang terjaring semua semua diamankan, dan kami perintahkan untuk dilengkapi dulu, baru bisa diambil. karena ini untuk keamanan penumpang maupun sopir itu sendiri.

” Ini agenda rutin, kami selalu mengadakan ramcek seperti ini, di samping itu tadi pagi juga ada kecelakaan di wilayah rancaekek. Dan itu termasuk jalur Garut juga, jadi kewajiban kami untuk mengecek sebatas mana kelayakan mobil atau kendaraan yang digunakan untuk para penumpang,” tuturnya

Kapolres pun mengakui, melihat dari banyaknya kendaraan yang diamankan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap pengusaha transportasi tersebut

” Kami akan melakukan pemanggilan dan akan melakukan pembinaan, serta mempertanyakan sejauh mana tanggung jawabnya sebagai pengusaha kendaraan. Ya, Kalau tidak bisa melengkapi apa yang sebagai menjadi kelengkapan kendaraan seperti surat surat, termasuk keamanan kendaraan nya, Kami tidak ijinkan untuk beroperasi,” pungkasnya (J.Gunawan)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN