Kaum Ibu Dikelurahan Jayawaras Garut, Ikuti Pelatihan Keterampilan

88
Ket foto: Kaum ibu saat mengikuti pelatihan khusus keterampilan, di diselenggarakan pihak Alfamart jl.pembangunan Kecamatan Tarogong kidul.

Wartawan: Indra R

GARUT, (KF).- Memanfaatkan Barang bekas atau limbah menjadi mangfaat dan memiliki nilai jual dipasaran tentunya perlu pelatihan khusus. Seperti yang diikuti puluhan ibu-ibu yang berada dikeluarhan jaya waras, Kecamatan Tarogong kidul Kabupaten Garut.

Mereka yang sebelumnya belum menguasai pelatihan khusus keterampilan kerajinan, kini akan memperoleh bekal untuk bisa mandiri dan membekali diri agar barang bekas yang biasa dibuang, kini bisa mereka gunakan atau dimanfaatkan secara baik.

Arigami, Salah seorang pelatih yang memiliki keahlian dibidang kerajinan dari barang bekas atau limbah kantong plastik saat ditemui di acara pelatihan keterampilan di Rumah Albi, jalan pembangunan, kecama Tarogong kidul, mengatakan, kantong kresek bekas atau plastik berwarna yang biasa dibuang karena tidak terpakai kini bisa dimanfaatkan.

“Kantong kresek bekas yang biasanya tidak dipakai lagi, kini bisa dikumpulkan kemudian dibuat menjadi kerajinan atau souvenir cantik, keterampilan ini pun bisa dipelajari dan bisa menjadikan ibu-ibu mandiri, sebab barangnya layak jual atau memiliki nilai ekonomi,” Katanya, Sabtu (21/10) Siang.

Ket foto: saat para ibu melakukan pelatihan (Foto oleh: Indra R)

Sementara salah seorang peserta Koni, mengakui pelatihan dari bahan bekas tersebut sangat bermanfaat sekali bagi kaum ibu, sehingga nantinya sesudah memiliki kemampuan atau pembelajaran dari pelatihan tersebut, dirinya bisa memproduksi atau memanfaatkan limbah plastik yang ada disekitar rumah.

“Ya mudah-mudahan nanti sesudah mengikuti pelatihan ini kita bisa membuat kreasi dirumah dengan memanfaatkan limbah disekitar kita untuk dijadikan souvenir yang memiliki nilai jual, sehingga menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.” Ujarnya.

Ditempat yang sama, Branch Manager Alfamart Bandung sekaligus penyelenggara pelatihan kerajinan bagi kaum perempuan Garut, Yosia Andika Pakiding mengatakan, pelatihan pemberdayaan masyarakat perempuan itu merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat sekitar Alfamart di kabupaten Garut.

Pihaknya berharap, dengan pelatihan khusus dengan bahan daur ulang barang dapat menumbuhkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan melalui pengembangan kemampuan keterampilan bagi masyarakat.

“Semoga pelatihan ini menjadikan ibu-bu rumah tangga lebih kreatif dan menjadi wirausahawan apabila sudah mahir,” Ucapnya.

Editor: Van

BAGIKAN