Sangkar Burung Terbesar Dan Terpanjang Kec Selaawi Pecahkan Rekor MURI dan ORI

341
Saat poto bersama setelah menerima sertifikat ORI dan MURI

KF, – Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kecamatan Selaawi, selain menggelar pesta rakyat selama tujuh hari tujuh malam, dalam rangkain tersebut Selaawi sekaligus mendapatkan dua Penghargaan rekor MURI dan ORI, katagori sangkar burung terbesar dan sangkar burung terpanjang. Sertifikat penghargaan diterima langsung Bupati Garut, Rudy Gunawan. Sementara dua sertifikat lainnya diserahkan ke Pemerintah Kecamatan dan pengrajin (Gapokjin), di alun- alun Kec selaawi Kab Garut, Minggu (11/12/2016)

Usai pecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan Original Record Indonesia (ORI) Camat Sekaawi mengucapkan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa atas ijin-Nya kegiatan ini bisa berjalan lancar. Kedua penghargaan tersebut jelas sangat membanggakan.Terlebih, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Pemerintah Kecamatan Selaawi, kata Ridwan Effendi kepada wartawan.

Aceng Fikri didampingi Ridwan Effendi saat wawancara
Aceng Fikri didampingi Ridwan Effendi saat wawancara

Lebih lanjut ridwan menjelaskan, kami telah melakukan langkah koordinasi dengan SKPD- SKPD terkait, ada dua epek dalam kegiatan ini yaitu epek kedalam dan keluar.
” pertama epek kedalam menjadi motifasi yang luar biasa bagi warga masyarakat untuk lebih memacu diri, berkreasi dan berinofasi dalam rangka pengembangan potensi lokal, disini dalam bahan baku bambu. Kemudian efek keluar kami berupaya memperkenalkan potensi yang ada diwilayah kami, setelah dikenal kerjasama apa yang akan dijalin baik dari pemerintah pusat, pemerintah Provinsi ataupun liding sektor yang lain dalam hal ini pihak swasta, lembaga pendidikan yang kami harapkan,” jelasnya.

Sementara itu Aceng Fikri mengakui , merasa bangga dengan diraihnya Muri dan ORI untuk Kecamatan Selaawi dengan prodak unggulannya yaitu sarang burung terpanjang dan sarang burung terbesar.
” ya tentunya ini sebuah inovasi jarang dimiliki atau dipunyai semua orang, dan saya sangat wajar kalau ada apresiasi yang sebesar- besarnya baik dari pemerintah Kabupaten (pemkab) Garut, pemerintah Provinsi dan pusat. Karena ini merupakan ruang aktifitas ekonomi masyarakat, punya market dan harga tersendiri,” aku anggota komisi II DPD Provinsi Jawa Barat yang pernah menjabat sebagai Bupati Garut.(J Wan/dra R)15380741_186128251857093_6712699132205531346_n

BAGIKAN