Ketua Baznas Kabupaten Garut Siap Di Audit.

47

Wartawan: J Gunawan

GARUT,( KF )- Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Garut terus berkomitmen untuk berkontribusi pada program pembangunan umat, utamanya kaum miskin yang membutuhkan uluran tangan Baznas.

Baznas pun akan terus berinovasi membuat program-program yang bermanfaat besar bagi orang-orang miskin dengan partisipasi para donatur Zakat, Infak dan Shodaqoh yang betul-betul memiliki visi yang sama, Melalui kerja sama program Baznas akan lebih terukur dan memiliki dampak positif terhadap menurunnya kesenjangan sosial di Kabupaten Garut.

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd H.Aas Kosasih S,Ag, M, Si di ruang kerjanya Jl. Pramuka Gd. Islamic Center menyampaikan beberapa program Baznas ditahun 2017 dan 2018 diantaranya.

Pertama program Garut Cerdas oreantasinya lebih kepada anak-anak sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA /SMK atau sederajat,

“sifatnya santunan berupa transportasi dan alat pendidikan dan
tahun 2018 ada penguatan beasiswa sasarannya yang miskin dulu, untuk saat ini beasiswa mendapatkan 2 orang per Kecamatan, jadi 84 mahasiswa pertahunnya,” kata Aas, Kamis( 14/12 ).

Kedua, Garut sehat lebih akan diperbanyak ke program ODF, “karena buang air sembarangan tentu tidak baik, jelas hal itupun menjadikan wabah penyakit sehingga harus betul-betul ditangani, dan untuk saat ini kami pun telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan,”ucapnya.

Ketiga program Garut Taqwa, ini sipatnya biasa, namun volume nya yang akan lebih. Dan Keempat program Garut peduli ini bantuan bedah rumah bangunan tidak layak huni( rutilahu ).

“Insyallah minimal 10 unit perbulan, pertahun 120 unit dengan nominal kisaran Rp.7 Juta sampai Rp. 10 Juta per unit. Termasuk bantuan konsumtif seperti bencana alam, bencana kebakaran dan sebagainya,”jelasnya.

Terakhir Program Garut Makmur, kami komitmen dengan BAZNAS pusat untuk memberantas kemiskinan dengan memberikan kepada 2000 penerima manfaat
seperti modal usaha baik perorangan maupun kelompok usaha bersama ( Kube), sesuai dengan interpal peraturan Baznas.

“Untuk perorangan Rp.450.000 sampai Rp 2,5 Juta dan kube ini didorong lebih pada berbentuk pra koprasi, dengan Rp.2,5 Juta sampai 12,5 Juta,”tuturnya

Ia menjelaskan, dari keseluruhan program yang tadi, Insyaallah tahun depan volume nya akan lebih besar lagi dari tahun 2017 jadi program Garut makmur ini artinya harus beririsan sebesar 20% dengan program penyaluran.

“Karena saya yakin berkat dorongan, Bupati, Wabup dan Sekda kelihatannya pemasukan itu akan signifikan tahun 2018,”paparnya

Aas berharap, oleh itu Saya menghimbau pada masyarakat carikan lah orang orang yang memang butuh, jadi kami akan memberikan kepada fakir miskin dengan seperti kriteria program yang tadi khususnya Garut makmur. Bahwa melihat dengan adanya Baznas itu Garut dengan penerima manfaat sekian ribu itu bisa berdikari,”harapnya.

Ia menambahkan, Untuk pengawasan sendiri, pihaknya membentuk dengan adanya Dewan Pengawas Syariah ( DPS), setiap hari ada petugas khusus tentang, Simba data masuk dan keluarnya keuangan secara online yang dilaporkan ke Baznas Provinsi, juga laporan persemester pada Bupati.

“Kami pun siap di audit nanti bulan April, Mei 2018, dan kami pun memanggil Auditor yang komponen dari auditor Baznas dan auditor Kemenag RI,” tambah Aas.

Editor: Indra R

BAGIKAN