Kisruh PPDB SMA 5 Kota Tasik, Mulai Mengundang Kritikan Pedas dari Warganet

121

KOTA TASIKMALAYA, (KF). – Kisruh permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur Non NHUN (Nilai Hasil Ujian Nasional) di SMA 5 Kota Tasikmalaya, yang pemberitaannya viral di media sosial akhir akhir ini, ternyata mulai menuai kritikan dari Nitizen atau Warganet.

Bahkan salah satu Warganet bernama Andi Aji mengungkapkan kekesalannya serta membenarkan, bahwa telah terjadi praktek suap menyuap dalam PPDB di SMA 5 Kota Tasikmalaya.

“Bahkan ada salah satu oknum panitia PPDB yang telah menerima uang Rp. 7jt dari calon siswa baru, dan dia berspekulasi siapa tahu calon siswa bisa diterima di SMAN 5, namun karena calon siswa tersebut tidak di terima maka uang tadi di kembalikan lagi oleh oknum panitia PPDB tadi kepada orang tua calon siswa. Dari kejadian itu, sudah jelas menandakan bahwa ada kasus suap menyuap dalam PPDB di SMAN 5 di Kota Tasik dan  ini benar-benar terjadi,” ungkap Andi Aji dalam komentarnya di medsos, Kamis (19/7/2018) malam kemarin.

Bahkan masih dalam komentarnya, Andi pun kembali meyakinkan bahwa ada mafia dan oknum panitia PPDB di SMAN 5 yang bespekulasi untuk meraih keuntungan pribadi.

Hak senada diutarakan Warganet lainnya Dezaf Dedi ZM yang berharap permasalahan PPDB di SMA 5 Kota Tasik, kemungkinan terjadi juga pada SMA Negeri lainnya di Kota Tasikmalaya.

“Kalau saya sarankan jangan hanya SMA 5,  investigisasi juga SMA 1,  2 dan 3,  terima kasih,” ujar Dedi dalam komentarnya.

Ungkap terus sampai tuntas kang, timpah Warganet lainnya berkomentar, Undang Saeful M.

Jurnalis : Tono Efendi

Editor : Van’s

BAGIKAN