Komunitas ASGAR Bersatu Dalam Silaturahmi

84

Jurnalis:Ph

GARUT,(KF)- Komunitas Asli Garut (ASGAR) adalah sebuah Komunitas yang mempersatukan orang-orang Asli keturunan Garut, merupakan Kumpulan para pelaku, pecinta seni dan budaya Sunda yang sampai saat ini eksistensinya masih setia. Tujuan semula dibentuknya Komunitas ini yakni mempertahankan dan melestarikan kearipan budaya lokal sebagai kekayaan budaya bangsa.

Dibawah kepemimpinan Rahmat Ahmadi atau yang lebih dikenal dengan nama Aki Panunjuk, Asgar lebih berkembang menjadi Kesatuan yang tidak terpisahkan dengan pernak pernik yang berhubungan dengan Kasundaan mulai dari iket kepala baju pangsi sampai asesoris pelengkap lainnya yang menunjukan ciri urang Sunda.

Bahkan Komunitas Asgar telah memperlihatkan prestasi yang membanggakan diantaranya memecahkan Rekor Kolaborasi Seni Terunik yang dinilai oleh Original Record Indonesia (ORI) pada bulan Januari 2018 yang lalu.

Ketpoto: istimewa

Dalam sebuah acara yang tasyakuran yang diselenggarakan oleh Dadan (40) salah satu anggota Asgar yang bertempat di Kampung.Cipanas Kiara Rt 03, Rw 08
Desa. Sukahaji, Kecamatan Sukawening
Kabupaten Garut, Para anggota Asgar berkumpul dan melakukan silaturahmi serta mengadakan helaran seni yang melibatkan seluruh anggota yang hadir serta masyarakat sekitarnya pun turut larut dan terlibat, Minggu (4/2).

Sebagai Ketua Komunitas Asgar, Aki panu juk menyatakan, bahwa peran serta Asgar dalam pelestarian seni budaya sudah menjadi komitmen sejak awal terbentuknya Komunitas ini.

“Asgar terus berperan Aktip dalam pelestarian seni budaya Sunda sebagai perwujudan nyata rasa kebanggaan dan kecintaan seni dan budaya Sunda, serta bertekad tidak akan melakukan politik praktis, Asgar hanya konsen pada perkembangan seni budaya Sunda khususnya di tatar Garut umumnya di seluruh Indonesia”. tutur Aki Panunjuk.

Ketpoto: istimewa

Komunitas Asgar yang sekarang jumlahnya sudah mencapai 22.726 orang yang anggotanya tersebar bukan hanya di Kabupaten Garut dan Bandung saja akan tetapi hampir seluruh pelosok nusantara bahkan sampai ke luar negeri.

Editor: Van’s

BAGIKAN