KONI Garut Gelar Rapat Persiapan PORKAB 2016

340

KF,– Komite Olahraga Nasional lndonesia (KONI) Kab Garut, mulai menggelar rapat persiapan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang dilakukan di kantor KONI Garut Jalan Cimanuk Kab Garut. Porkab itu sendiri akan dimulai pada 23 – 31 Desember 2016 mendatang. Rapat dipimpin langsung Ketua KONI H. Ato Hermanto, wakil Ketua H. Deden Sofyan dan Sekretaris Umum Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng, Senin (21/11/2016).

Rapat tersebut membahas seputar teknis pelaksanaan hingga pengamanan saat jalannya kompetisi, dalam Pertemuan Pengurus KONI juga menyepakati pembentukan penetapkan Susunan Panitia Pelaksana yang terpilih untuk ketua oleh Drs. Ade Hendarsyah MM, Ketua satu Drs. H. eutik Karyana, Ketua dua Haryono SH, Wakil tiga H. Ahmad Ayub dan Sekretaris Umum Rizal Syam serta Bendahara Umum H Maksum.

Selain itu rapat tersebut menyepakati beberapa ketetapan diantaranya menerima laporan hasil Satgas Porkab, Waktu Pelaksanan, diikuti 23 cabor dari 42 kecamatan, tempat pembukaan dan penutupan yang rencananya digelar di SOR Merdeka (kerkof), dan menetapkannya Logo Porkab serta Tema Porkab Garut “ Memperkokoh Komitmen Meraih Prestasi Terbaik di Proda XII tahun 2018 menuju Kab Garut yang Bermartabat ” dengan Tagline ” Garut Hebat Garut Bermartabat.

Contoh Baliho porkab
Contoh Baliho porkab
Ketua Umum KONI, H Ato Hermanto mengungkapkan,”Koni sedang menunggu komitmen Pemkab Garut untuk segera merealisasikan Dana yang dijanjikan Pemkab dalam mendukung Pelaksanaan Porkab tesebut. Sampai saat ini belum menemukan kejelasan, dukungan tersebut bagian dari rencana Strategis dalam upaya membangun Olah Raga di Kabupaten Garut yang telah disepakati sebelumnya, dimana tahun ini merupakan tahun apresiasi Pemkab terhadap para pelaku dan pemerhati olah raga di Kab. Garut,”ungkap sekaligus pengusaha Dodol tersebut.

Selain itu Ketua Umum KONI berharap, ajang Porkab ini dijadikan momentum terbaik bagi para pengurus Cabor untuk menyusun rencana dan program kerja kedepan guna menyongsong tahun restrukturisasi Olah Raga, distulah kita bisa melihat target seperti apa yang kita inginkan di ajang Porda XIII nanti di Bogor.

“silahkan pengurus cabor masing-masing menyusun program kerjanya dengan membangun kreativitas dan inovasi, jangan terlalu mengandalkan dari dana pemerintah,” ungkap kang H Ato.

Lebih lanjut ketua umum KONI Garut menyayangkan, rencana bahwa tahun Penataan Sarana dan Prasarana yang telah disepakati yaitu harusnya tahun 2015 tidak bisa dilaksanakan, salah satunya contoh adalah membangun SOR Merdeka menjadi pusat aktifitas olahraga Kab Garut.

“Jika KONI diberi keleluasaan untuk melakukan penataan SOR merdeka, kita yakin tempat itu akan menjadi titik awal kebangkitan olah raga Kab Garut. SOR Merdaka (Kerkof) mempunyai nilai dan aura yang berbeda dibanding tempat lain, tempat itu diyakini akan manjadi industeri olahraga yang mendatangkan banyak manfaat. Harus dipahami membangun dunia olahraga itu tidak selalu harus membangun Sarana Olah Raga yang Wah atau megah tapi harus dimulai dengan membangun semangat dan komitemen bersama. Yaitu dimulai dengan memanfaatkan tempat yang telah ada, pekerjaan KONI itu bukan hanya mengurusi Porkab, Porda dan sebagainya . Yang lebih penting membangunkan jiwa olah raga yang tertanam di setiap masyarakat Kab Garut, sekarang yang harus kita pikirkan bersama bagaimana Porkab ini menjadi momentum kebangkitan olah raga dalam menyongsong tahun prestasi 2018,”Pungkasnya.(J Wan)***

BAGIKAN