Koperasi Sampah Diresmikan, Warga Bayar PLN Dengan Sampah

181

KF,-Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman secara resmi membuka Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) di Kampung Burung Bao, Kel. Muarasanding, Kec. Garut Kota, Kamis (12/1/17). TPS tersebut didirikan berkat kerjasama Pemprov Jabar, Pemkab Garut, dan masyarakat setempat.

Helmi berharap, TPS ini menjadi salah satu titik dan upaya dari pemerintah untuk menanggulangi sampah. Dan diharapkan TPS ini dapat didirikan disemua Desa atau Kelurahan, sehingga masalah sampah dapat ditanggulangi tanpa harus membuang sampah ke TPA. “TPS ini kan dikelola oleh Koperasi dibangun di tanah milik carik desa. TPS ini diharapkan dapat menanggulangi masalah sampah di Garut,” katanya.
Menurut Helmi, dengan adanya Koperasi sampah ini yang paling utama ialah pendidikan masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Ini juga merupakan sarana dan memberikan kecerdasan kepada masyarakat tentang mengelola sampah. Sampah dari masyarakat ini nanti di daur ulang, dan di jual sehingga akan mendapatkan hasil. “Seperti sampah organik kan bisa digunakan sebagai kompos maupun pupuk, belum sampah lainnya,” ungkapnya.

Lebih jauh Helmi menjelaskan, jika dulu membuang sampah pada tempatnya, tetapi sekarang selogan tersebut harus diubah menjadi simpanlah sampah pada tempatnya. Karena, menurut Helmi, sampah yang dulunya menjadi masalah sekarang sampah bisa menjadi berkah dengan adanya koperasi sampah. “Saya juga berharap TPS ini menular ke daerah lain. Jadi harus ada trafer ilmu daur ulang sampah ini, karena yang menjadi pekerjaan rumah kita ialah membangun kesadaran masyarakat terhadap pendidikan kesehatan terutama sampah,” ucapnya.
Bahkan, kata Helmi, dengan koperasi sampah ini setidaknya ada penyerapan tenaga kerja, yang dilakukan oleh pengurus koperasi.
Sementara itu, Ketua TPS, Usep Darajat, mengungkapkan, dalam menjalankan koperasi sampah ini masyarakat wajib membayar menggunakan sampah, dan nantinya dana yang terkumpul dapat ditukar untuk keperluan rumah tangga. “Keperluan rumah tangga itu kan macam-macam. Seperti bayar PLN maupun keperluan lainnya,” katanya.(J Wan/dra R)***

BAGIKAN