Kota Tasikmalaya Mendapatkan Kepercayaan Menggelar Sosialisasi Capaian Pembangunan Pemerintahan Jokowi – JK.

168
Foto istimewa

TASIKMALAYA, (KF).- Sekitar 1000 mahasiswa Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Jawa Barat, nampak serius menyimak penyampaian materi hasil capaian pembangunan pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla 4 tahun terakhir.

Sesekali wajah imut para mahasiswa, nampak takjub atas capaian yang disampaikan para pembantu Presiden dari Deputi II Kantor Staf Kepresidenan (KSP), serta Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Memang Satu tahun terakhir pemerintahan Jokowi tinggal menunggu waktu, para pembantu presiden pun, terus bergerilya menyampaikan pesan hasil capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Yanuar Nugroho mengatakan, empat tahun pertama pemerintahan Jokowi-JK berlangsung, banyak capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah.

“Topik utamanya hari ini adalah soal kesejahteraan masyarakat, jadi pemerintahan tidak hanya fokus infrastruktur, tetapi pembangunan manusianya juga,” ujarnya, dalam dialog publik ‘Pembangunan Kesejahteraan’ di Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Kamis (29/11/2018) sore.

Menurutnya, sosialisasi keberhasilan program pemerintah pusat itu, perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui dan bisa menikmati pembangunan yang telah dilakukan pemerintah saat ini. Tercatat kota Tasikmalaya mendapatkan kepercayaan menggelar sosialisasi pertama di Jawa Barat.

“Kita tahu pembangunan kesejahteraan di Kabupaten Tasikmalaya ini bagus, khususnya pembangunan desa,” ungkapnya bangga.

Dengan upaya itu, masyarakat terutama generasi milinial dan kalangan akademisi kampus, mampu menilai capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintah.

“Perlu kami sampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah bukan hanya bendungan, jalan, bandara, artinya tidak hanya infrastruktur fisik yang kami bangun itu dari SDM nya yakni melalui dana desa,” tambah Yanuar.

Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Muhammad Nurdin menambahkan, anggaran stimulan dana desa dari pemerintah pusat dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Dengan anggaran ratusan triliun rupiah tersebut, masyarakat Indonesia khususnya yang berada di pedesaan bisa merasakan kehadiran pemerintah, untuk menjawab berbagai persoalan perekonomian masyarakat desa. “Tahun 2019 saya yakin ada akumulasi dan akan menyelesaikan masalah desa tertinggal karena ada pembangunan,” katanya. (***)

Editor : Van’s

BAGIKAN