KPK, Singgung Tingkat Kepatuhan ASN dan DPRD Garut Terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara.

195
Ket foto: Ketua DPRD Kabupaten Garut Ade Ginanjar (foto oleh : J.Gunawan)

GARUT, (KF).- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Singgung tingkat kepatuhan pejabat ASN dan DPRD Kabupaten Garut dalam menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2018. Saat Sidang Pleno Musrembang RKPD tahun 2020, di Gedung Pendopo Garut, Jl Kabupaten Garut, Selasa (12/03/2019) Siang.

Dalam sambutannya Tri Budi Rohmanto, Tim Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK RI mengumumkan data sementara tentang laporan kekayaan Kabupaten Garut, untuk ditatanan Pemerintahan baru lapor mencapai 14,26 % dan Legeslatif baru 5,88% dan yang telah melaporkan LHKPN, baru tiga partai, yaitu Partai Gaolkar, PAN, dan PKB.

KPK pun memberikan tenggang akhir penyerahan LHKPN itu sampai 31 Maret 2019.

Menanggapi dari pernyataan KPK terkait pelaporan LHKPN ditatanan Legeslatif Ketua DPRD Kabupaten Garut Ade Ginanjar didampingi Juju Hartati mengatakan. Pihaknya telah menyampaikan pada para anggota DPRD Garut.

“Saya sudah menyampaikan pada para anggota. Jadi LHKPN ini sedang disiapkan oleh masing masing anggota dewan Jadi memang ada sedikit kesulitan dalam pengisian, jadi semuanya tidak paham dan saya pun telah menyampaikan ke sekretariatan DPRD disetwan staf untuk membantu mengetik atau pengisian sambil dipandu oleh anggota dewan sendiri apa yang ia miliki dilaporkan
Itu telah saya perintahkan ke Setwan, jadi dimaklumi karena anggota dewan ada yang usianya yang sudah tua untuk mengetik di komputer saja tidak seperti yang kita bayangkan, karena mereka mah tidak ahli,” Ujar ketua DPRD kabupaten Garut.

Iapun membantah bahwa sampai saat ini baru tiga partai yang melaporkan LHKPN.

“Sudah ada penambahan, sudah ada yang selesai dan nanti itu dikirimkannya nanti secara komulatif secara keseluruhan. Tapi mereka sudah menyusun semua termasuk salah satunya Bu. JuJu telah selesai LHKPN. Tapi memang belum disetorkan kesana karena mau dikomulatifkan ,masa harus disetorkan satu satu ke sana ke Kuningan Jakarta,” Kata dia

Lanjut nya saat ini hal itu masih dalam proses pengisian oleh anggota dan kami yakin pada tanggal 31 Maret sudah selesai semua. Pungkasnya ( J.Gunawan)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN