Kunker DPRD Provinsi Jabar, Berkunjung Ke Kabupaten Garut Dalam Rangka Pilkada 2018

176

GARUT,(KF).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Komisi 1 berkunjung ke Kabupaten Garut dalam rangka Pembahasan Persiapan Rencana Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran Pilkada Serentak 2018 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Pertemuan kali ini berlangsung di Ruang Rapat Setda Garut, jalan pembangunan no 185, Jumat (23/2).

Hadir dalam kesempatan ini para Pimpinan dari DPRD Provinsi Jabar seperti,H Diding Saefudin Zuhri.S.Ag,H Hidayat Royani.SH.MH, H Babay Tamimi,H Tate Qomarudin. Lc, Mirja Agam Gumay.SmHK, Drs H Yusup Puadz,H M Iqbal.Mi,H Saepudin Zukhri,SH,dan dari Pemerintah Kabupaten Garut,diantaranya Pjs Sekretaris Daerah (Sekda) Drs H Uu Saepudin MS.i, Para Asisten Daerah (Asda), Para SKPD terkait, Perwakilan Dandim 0611/ Garut, Perwakilan Kapolres Garut, Perwakilan Kejaksaan, Perwakilan KPU dan seluruh jajaran pemerintahan di lingkungan Pemda Garut.

Dalam sambutannya Pjs Sekda Garut, H Uu Saepudin M Si, mengucapakan terima kasih kepada jajaran komisi l DPRD Provinsi Jawa Barat dan jajarannya

“Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Provinsi Jawa Barat ke beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Barat ini diharapkan bisa memberikan masukan agar pilkada di Kabupaten Garut bisa terlaksana dengan aman dan kondusif, Sebab Garut merupakan Kabupaten terbesar setelah Kabupaten Sukabumi tentunya lebih kompleks permasalahannya dari Kabupaten lainnya. Mengenai jumlah ASN yang totalnya sebanyak 16.312 orang, harus menjaga netrallitasnya dalam dalam Pilkada ini,” paparnya.

Pjs Sekda juga menyinggung masalah e-KTP yang sampai saat ini masih dilakukan percepatan dan perbaikan pelayanan pada masyarakat dalam rangka Pilkada 2018 ini.

“Mengenai jumlah penduduk yang sudah mempunyai KTP sesuai data Disdukcapil Kabupaten Garut, ada penurunan sekitar 1.500 orang dari data jumlah penduduk pada Pilkada 2014, Mungkin adanya pendataan yang kurang akurat, tapi dengan adanya pemutakhiran e-KTP yang sedang berjalan, data yang sebenarnya bisa diketahui. Namun masih terkendala dengan masih banyaknya masyarakat yang memegang KTP ganda atau lebih, serta data nama orang yang sudah meninggal masih di cantumkan di Kartu Keluarga,” ungkap Uu.

Sementara Sekertaris DPRD Provinsi Jabar H. Diding Saepudin Zuhri. S.Ag mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dan penerimaanya pada jajaran pemerintahan kabupaten Garut.

“Dengan melaksanakan sesuai perintah Pimpinan mengenai Rencana Pilkada serentak yang ada di Jawa Barat. Garut merupakan daerah yang masuk kategori terbaik dalam pelaksanaan Pemilihan dan Kampanye, oleh karena itu kami sangat berterima kasih kepada jajaran Pemerintahan , DPRD Kabupaten, KPU dan Panwas, juga kepada TNI dan Polri yang selalu bersinergi dengan jajaran pemerintah untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di masyarakat”, ujar Sekretaris DPRD.

DPRD Provinsi Jabar juga mengharapkan agar koordinasi terus berjalan dengan baik untuk mengantisipasi kemungkinan buruk akibat informasi berita hoax yang semakin viral dan mencuat ke masyarakat.

Perwakilan Polres Garut yang diwakili oleh Kabag Ops. Kompol Liman menyatakan bahwa sesuai intruksi Pimpinan Polri, kami bersama TNI akan terus menjaga keamanan di Garut,

“Intruksi Kapolri bahwa sebagai Polisi akan terus bermitra dengan TNI selama tahapan Pilkada berjalan dan kami akan tetap melaksanakan tugas siang dan malam selama Proses Pilkada ini berjalan. Pimpinan (Kapolres-red) mengintruksikan agar
anggota Polisi harus siap siaga bersama TNI agar jangan sampai lengah dalam situasi apapun demi menjaga agar masyarakat Kabupaten Garut merasa nyaman dan tentram, dalam menjelang Pilkada ini dan kami akan terus berupaya menjaga Stabilitas keamanan”, ungkap Liman.

KPU menyampaikan, bahwa seluruh Paslon terdaftar yang sesuai persyaratan yang ditetepkan oleh KPU dan Panwas, saat ini sedang melaksanakan kampenye sesuai jadwal yang telah di tentukan,” paparnya.

KPU mengharapkan agar para Paslon menjalankan tata tertib dan menjaga keamanan jangan sampai menggangu pengguna jalan serta jangan sampai masyarakat merasa tidak aman, jangan saling memojokan, salah satu Paslon harus tetap menjaga kebersamaan dan persatuan, sesuai Deklarasi Pilakada Damai yang diselenggarakan di Mapolres Garut, tegasnya.

Penulis: Joenhendi
Editor.: Van’s