Kurang Greget,  Karnaval Budaya TOF 2019 Tak Semarak Tahun Lalu

108

Koran-Fakta.com, (KF). – Karnaval Budaya Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2019 yang digelar Minggu (13/10/2019) pagi tadi terlihat corencang dan kurang greget, tidak semeriah dan tak semarak seperti tahun tahun lalu.

Seperti yang diungkapkan salah satu ibu rumah tangga asal Cihideung Melyawati (34) mengungkapkan karnaval budaya TOF 2019 kurang greget dan sedikit monoton.

“Lebih meriah dan semarak tahun sebelumnya, masyarakat yang menonton terlihat kurang semangat. Mungkin juga karena tidak terlihat kelompok peserta yang memperlihatkan kostum atau atraksi pawai yang bikin heboh dan sensasi, ” ujar ibu muda ini yang mengaku rutin melihat setiap tahun karnaval budaya TOF.

Pantauan koran-fakta.com di lapangan, pawai karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 18, terkesan monoton, minimnya atraksi dan gaya yang menhibur yang biasanya di tonjolkan peserta karnaval, dalam pawai tahun ini kurang memukau. Untung saja masih ada peserta karnaval dari luar daerah duta Kota Bandung yang membuat masyarakat sedikit terhibur dengan gaya dan guyonan lengser nya.

Bahkan saking kurang semarak, gelaran karnaval budaya TOF 2019 hanya berakhir pada pukul 10.35 WIB, tidak seperti tahun sebelumnya meriah dan padat waktunya hingga berakhir sebelum menit menit kumandang adzan dhuhur di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Sepanjang jalur Jl. Yudanegara hungga Jl.HZ Mustofa yang dilalui peserta karnaval sekitar 48 kontingen dari 1440 peserta, selain menampilkan fashion karnaval juga jampana perwakilan dari SKPD Kota Tasikmalaya, BUMN, Perbankan dan perusahaan swasta yang ada di Kota Tasikmalaya.

Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman sebelum melepas gelaran peserta karnaval mengatakan, karnaval budaya dan jampana ini merupakan ajang promosi.

“Kegiatan Karnaval Budaya dan Jampana TOF 2019 ini, upaya pihak pemkot dalam memperkenalkan potensi budaya, wisata, ekonomi dan imvestasi,” ujar Walikota. (Tono Efendi)

Editor ; J Wan

BAGIKAN