Kuswendi Angkat Bicara Terkait Pemberitaan Yang Menyebutkan Dirinya Sebagai Tersangka.

120
Kepala dinas pemuda dan olahraga Drs.Kuswendi saat ditemui di kantornya, jl.Pasundan Kecamatatan Garut kota.

GARUT, (KF).- Sebelumnya Pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten Garut sempat dibuat heboh dengan pemberitaan disalah satu media online beberapa hari lalu yang menyebutkan katanya ” Kuswendi dan Dua Pejabat Dispora Menjadi Tersangka Kasus Buper” terkait persoalan pembelian lahan dan pembangunan Camping Ground atau Bumi Perkemahan (Buper).

Menyikapi hal itu, Kuswendi yang disebut-sebut dalam berita tersebut akhirnya angkat bicara bahwasanya apa yang dituduhkan dalam pemberitaan tersebut, dirinya dan dua orang pejabat Dispora jadi tersangka itu tidak benar.

“Apa yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut bahwasanya saya dan dua penjabat menjadi tersangka itu tidak benar,” Tegas Drs.Kuswendi saat ditemui di Ruang kerjanya, di Jl.Pasundan kecamatatan Garut kota. Selasa (18/9/2018) Siang.

Selain itu, Kadispora pun sangat menyesalkan dengan pernyataan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Garut dalam pemberitaan tersebut.

“Disini saya mengklarifikasi atas pernyataan Ketua Komisi B DPRD Garut, kami disini tidak ada satupun yang menjadi tersangka, terkait Buper tersebut,” Jelasnya.

Disampaikan Kuswendi lebih jauh lagi, ketua komisi B tentunya tidak punya kewenangan untuk mengatakan Kadispora tersangka.

” Yang punya kewenangan untuk menyatakan tersangka dan memberikan surat ril itu adalah penyidik bukan dari komisi B DPRD Garut,” terangnya.

Meskipun hal itu dianggap sudah mencemari nama baiknya, namun kepala dinas pemuda dan olahraga (Kadispora) kabupaten Garut masih bisa legowo.

“Ya, sebetulnya ini pencemaran nama baik. Tetapi sudahlah saya berharap siapapun wartawannya, diharapkan menulis berita itu seimbang, dan harus didasari dengan data yang akurat. Saya juga paham wartawan memiliki hak untuk menyampaikan pemberitaan, kamipun tentunya dilindungi oleh regulasi,” ujar ia.

Kadispora menambakan, saya masih bersabar menyikapi persoalan ini, tapi sampai saat ini  dirinya belum ketemu dengan Dewan tersebut.

“kami cuman hanya akan mempertanyakan, apa benar ketua Komisi B memberikan pernyataan seperti itu pada salah satu media, bahwa katanya “Kuswendi Dan Dua Pejabat Jadi Tersangka Kasus Buper,” pungkas Kuswendi mengakhiri pembicaraannya.

Laporan : J.Gunawan

Editor : Indra R

BAGIKAN