Mahasiswa Garut, Olah Buah Jeruk Menjadi Sebuah Inovasi Yang Unik.

204
Ket foto : Mahasiswa Garut saat memberikan inovasi dari bahan dasar buah jeruk di wilayah kecamatan Samarang.(foto istimewa)

GARUT, (KF).- Beragam inovasi unik diluncurkan mahasiswa Universitas Garut saat pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) Tematik 2019. Salah satunya adalah inovasi olahan sate jeruk dari kelompok 61 Desa Cintaasih, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut Jawabarat.

Olahan sate jeruk diluncurkan kelompok tersebut untuk memanfaatkan potensi jeruk Garut yang melimpah di desa Cintaasih.

“Kita hadirkan inovasi baru untuk menikmati olahan jeruk, dan ini olahan unik, dan pastinya sehat,” ungkap Sait Ramdani, salah seorang mahasiswa kelompok KKN 61 kepada wartawan di Posko KKN 61 Cintaasih, Kampung Cimencek, Kamis (17/01/2019) Siang.

Cara membuat olahan satu ini cukup simpel, jeruk Garut yang telah dikupas kemudian dibersihkan dan ditusuk menggunakan tusuk sate berbahan kayu.

Tiap tusukan berisi 3 butir jeruk asli Garut. Setelah lekas ditusuk, sate jeruk kemudian dibekukan di lemari es selama 1 jam.

“Setelah beku nanti ditaburi lelehan cokelat,” jelasnya.

Sait mengatakan, selain melakukan inovasi olahan pangan berbahan jeruk, sate jeruk ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Jadi nanti kita berikan ilmu membuatnya kepada para ibu-ibu di Cintaasih. Pertama, kita ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua, kita ingin membentuk mainset pengusaha bukan pedagang kepada masyarakat Cintaasih,” katanya

Lanjutnya, kalau jeruk hanya dijual per kilo tentu untungnya hanya Rp 1-3 ribu saja, tapi kalau diolah jadi makanan menarik seperti ini masyarakat bisa dapat untung berlipat dari satu kilogram jeruk.

“Pastinya kalau diolah seperti ini keuntungannya bisa dapat lebih dari harga jeruk yang dijual perkilo,” ungkapnya. (***)

Editor : Yusuf Akbar

BAGIKAN