Majukan UMKM, PT KAI (Persero) Gandeng PNM Menggelar Pelatihan Program Capacity Building

195

Koran-Fakta.com, (KF).- PT KAI (Persero) bekerjasama dengan PT PNM (Persero) melalui Sinergi BUMN mengadakan acara pelatihan Program Capacity Building kepada Kelompok Usaha Kulit ‘Sugarindo’. Bertempat di Aula Guntur 1 Fave Hotel Jalan Cimanuk kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (11/02/2020)

Pelatihan Program Capacity Building tersebut, mengusung Tema “Manajemen Usaha dan Sosialisasi Perizinan Usaha Terintegrasi”.

Kegiatan Capasity Building ini yakni mengajak Mitra Binaan PT KAI untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan. Hal tersebut disampaikan Agus Sutijono manajer CSR kantor pusat PT KAI (persero)saat ditemui usai kegiatan pada para awak media

Program CSR PT KAI, kata Agus, diantaranya adalah memberikan bantuan pinjaman modal melalui Program Kemitraan, dan salah satunya dikelola oleh mitra KAI, yaitu PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang juga salah satu wujud sinergi BUMN. “Program ini harus dilaksanakan, karena ini adalah hak masing-masing Mitra Binaan,” Ungkapnya.

Ket poto: Agus Sutijono manajer CSR kantor pusat PT KAI (persero)

Lebih jauh Agus mengatakan, Dalam kesempatan ini kami memberikan bantuan kepada Mitra Binaan yang berkaitan dengan modal. Misalkan kita bantu Rp50 juta, tapi mereka harus mengembalikan jasanya sebesar 3% untuk administrasi.

“Administrasi tersebut bukan untuk PT KAI, tetapi akan dikembalikan lagi ke Mitra Binaan berupa pelatihan dan pameran-pameran. Jadi kalau membutuhkan kegiatan capasity building dan pameran, akan digunakan dari yang 3% ini, tidak menggunakan anggaran lain,” jelasnya

Masih kata Agus, adapun peserta yang hadir saat ini yaitu yang sudah masuk Kelompok Mitra Binaan PNM sendiri dan PT Kereta Api. Jadi, kata Dia, yang belum tergabung belum bisa mengikuti, tapi tidak menutup kemungkinan bisa melebar dan bergantian. Untuk hari ini khusus untuk Pengrajin Kulit, industri yang lain akan dikembangkan lagi, tutur Agus.

“Alhamdulillah, di Garut ini ada usaha kelompok Pengrajin Kulit Sugarindo yang produknya luar biasa sekali dan sudah bisa dinikmati. Bahkan direksi kami di PT KAI menggunakan jaket kulit produksi Sugarindo. Kemudian, kami dari jajaran CSR sendiri menggunakan tas kerja dari Sugarindo juga, kami memakai produksi dari UMKM-UMKM kami. Semoga dengan kemitraan ini, bisa mengangkat masyarakat melalui UMKM maupun usaha lainnya,” ujarnya.

Agus menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan setahun sekali untuk Mitra Binaan. Pihaknya menyerahkan ke PNM untuk melaksanakan dan kegiatan ini dalam setahun wajib dilaksanakan untuk kepentingan Mitra Binaan tersebut. Kegiatan ini juga, tutur Agus, tidak hanya diberikan modal tapi juga ilmunya, terkait marketing atau perijinan, tergantung kebutuhannya seperti apa, pungkasnya. (J. wan/**)

BAGIKAN