Mantan Rocker 80-an, Kagumi Keindahan Batu Garut

263

KF, – Batu akik yang berasal dari Garut memiliki ciri yang khas, sehingga sejak zaman dahulu hingga kini mampu mencuri hati para konsumen di Dunia maupun di Nusantara. batu akik dari Garut tetep menjadi salah satu barang berharga dan tetap diburu. Batu akik saat ini tetep menjadi sebuah perhiasan mahal serta harganya pun tetap tinggi. Salah satunya mantan rocker era tahun 80-an Harri Mukti saat mengunjungi “ Domba Haouse Lasminingrat”.selain sengaja untuk menikmati sate domba muda Garut, Harri pun kunjungi Galeri Gamestone Lasminingrat, Jalan Pataruman 1B , Kabupaten Garut.

Harri pun mengungkapkan, ke kaguman akan keindahan batu akik Garut salah satunya Batu pancawarna , beliau mengenakan Cincin Garut dan Bolotais (dasi cowboy) batu yang menjadi cindramata PON XIX JawaBarat Tahun 2016. .

“Batu pancawarna ini, sangat bagus sekali dan keindahannya luar biasa, kalau ditaksir harganya mencapai Rp.600 juta an. Saya pun sama menggunakan tiga cincin pancawara, dan ini bolotais PON batu terbaik,” ungkap Harri saat ditemui Wartawan.

Harri Moekti saat melihat batu Pancawarna Garut
Harri Moekti saat melihat batu Pancawarna Garut

Menurutnya, Meski tren batu naik turun, fenomena batu akik diklaim tak akan pudar. Minat masyarakat terhadap batu dianggap masih tinggi apalagi menjadi hadiah cindramata olahraga dunia.

” batu ini kan naik turun ternyata tidak terpengaruh rupanya, kita pun sama mempunyai komitas, namanya KOBATIN (Komunitas Batu Cincin) anggotanya Ustad semua, kata Harri. Apalagi batu Garut Lasminingrat ini, rencana kedepan akan menjadi hadiah Cindramata Asean Gemes, mendunia ini,”ungkapnya.( J Gunawan)

Yudi Nugraha saat memakai kan Harri Moekti Bolotais
Yudi Nugraha saat memakai kan Harri Moekti Bolotais

BAGIKAN