Masalah Muncul Usai Pelantikan

795

Bupati Garut H.Rudt Gunawan Saat ditemui usai menghadiri Hut LVRI Ke-60 Digedung KNPI Garut
Bupati Garut H.Rudy Gunawan Saat ditemui usai menghadiri Hut LVRI Ke-60 Digedung KNPI Garut
KF.- SebelumnyaPelantikan pejabat eselon 4 dilingkungan Pemerintah Kabupaten Garut telah dilakukan pada Pekan lalu. Saking banyaknya pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut maka acarapun berahir hingga tengah malam.Namun, kali ini muncul berita yang sangat menghebohkan, karena salah seorang yang dikukuhkan adalah orang yang telah meninggal dunia tiga puluh hari yang lalu.

Pertanyaanya, kenapa informasi ini baru menyebar sekarang, karena saat pelantikan malam hari itu tidak ada satu pun wartawan yang hadir, dan ke esokan harinya libur bersama hingga Senin (2/1/2017), sehingga kejadian ini nyaris tak terendus wartawan.

Adapun yang dikukuhkan itu adalah Dede Rustandi sekretaris lurah Lebakjaya Kec. Karangpawitan. Dia meninggal dunia pada Jumat tanggal 2 Desember 2016. Almarhum warga Kampung Paradiso RT 1/4 Kel. Ciwalen, Kec. Garut Kota. Informasi yang dihimpun “Koran-fakta.com”, usai disebut namanya dan dikukuhkan kembali sebagai sekretaris kelurahan( Seklur)Lebakjaya, rekan se-kantor almarhum dan sejumlah pegawai di wilayah Kecamatan Karangpawitan sempat tertawa, bahkan sempat pula mengucapkan uuuuuhhhhhhhh. Namun, hal itu tidak bisa merubah jalanya acara pelantikan. “Muhun leres disebat dikukuhkeun dei. Memang abi mah teu hadir da tos wengi, mung rekan di kelurahan sareng anu ti Kecamatan apaleun nami almarhum disebatkeun margi dikukuhkeun deui janteun sekretaris lurah,” kata Hj. Ratna rekan almarhum, Pada Rabu (4/1/2017).

Menurut Ratna, kesalahan itu diduga dari pihak Badan Kepegawaian Diklat (BKD) Kab. Garut, karena tiga hari setelah Dede meninggal, pihak kelurahan langsung memberikan laporan ke pihak Kecamatan dan BKD. “Jadi tidak mungkin kalau kesalahan itu ada di pihak kecamatan. Pastinya juga kesalahan kemungkinan ada di pihak BKD, Malihan Pa lutah oge aya hadir keneh,” ucapnya. Kesalahan fatal ini mengingatkan pada kejadian sehari sebelumnya saat bupati membacakan sumpah jabatan bagi eseloan 3, dimana pada saat itu teks yang dibacakan adalah teks pengangkatan kepala sekolah. Selanjutnya, informasi lain ada pejabat yang sudah pensiun pun dikukuhkan. Namun, hal ini belum dapat dikonfirmasi. “Pami pupusna nembe tilu dinteun mah lepat kitu oge wajar. Tapi pami tos bade 40 poe na mah, nya kurang ajar weh atuh. Kumaha BKD teh masalah sareng masalah wae,” kata salah seoran PNS di lingkungan BKD sendiri.

Hingga berita ini dibuat, belum ada tanggapan atau komentar dari pihak BKD, karena hampir setiap hari kepala BKD yang baru sibuk melayani pegawai yang belum memiliki jabatan. Bahkan, ada juga kasi administrasi di salah satu kelurahan ujug-ujug digeser, sementara dia sendiri belum diberitahu.

Sementara Bupati Garut H Rudy Gunawan Saat ditemui usai menghadiri acara Ulang Tahun LVRI di Gedung KNPI. Diakuinya  pelantikan tersebut sampai malam hari karena ada kesalahan sistem di BKD tiba-tiba sistemnya ngehank, “sebetulnya itu sudah selesai satu hari sebelumnya namun karna sistemnya begitu jadi kembali lagi ke yang lama, jadi Jabatan yang masuk kembali lagi ke yang lama, pas di print itu tidak ke save,” Katanya  Kamis(5/1/2017) Siang.

Lanjut Rudy pihaknyapun berupaya untuk memperbaiki karna kemarin itu ada beberapa pejabat yang mungkin hilang jabatannya,” memang ada surat dari Menpan yang mana disebutkan didalamnya bisa diturunkan atau dengan fungsional umum, tapi kita mencoba untuk mengisi secara profesional karna ada beberapa yang masih kosong,”Ujarnya

Lebih jauh dikatakan Rudy  Pada hari selasa yang akan datang akan ada pelantikan lagi,” karna kami diberi kesempatan oleh Mendagri sampai tanggal 15 Januari 2017 untuk memperbaiki. dan pada kenyataannya 80% kami pada pengukuhan,”Paparnya(dra R)***

BAGIKAN