Melalui Program Garut Cerdas , BAZNAS Garut Salurkan Bantuan Rp.500 Juta Untuk 1500 Guru Non PNS

156
Ket Foto : Saat penyerahan bantuan program Garut Cerdas, yang diperuntukkan untuk guru Non PNS SDN dan SMPN dilingkungan Disdik kabupaten Garut. (Foto oleh : J.Gunawan)

Koran-Fakta.com, (KF).- Peringati Hari Guru Nasional tahun 2020, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Garut, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Garut merealisasikan program Garut Cerdas dengan menyalurkan santunan Rp.500 juta bagi 1.500 guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS) SD dan SMPN dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. di aula Bank Jabar Banten (BJB) cabang Garut, Selasa (24/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut juga sekaligus Launching Program Zakat dan Sedekah Mudah melalui Baznas Garut dengan Qris Bank BJB Garut.

Bupati Garut H Rudy Gunawan, usai mengahadiri kegiatan tersebut menyampaikan ucapan selamat hari guru nasional tahun 2020.

“Selamat Hari Guru yah, dan saat ini ada Rp.500 juta dari Baznas yang disalurkan. Kita juga ada kabar gembira di hari guru ini, bahwa semua katagori dua yang sudah dinyatakan lulus, itu akan diberkaskan. Pemberkasan baru 350 saat ini,” ucapnya

lanjutnya, Tapi kan nanti ada proses lagi. Kami mau memetakan semua kebutuhan guru itu akan diisi oleh yang non-PNS P3K dan nanti oleh PNS , ” jadi P3K itu usianya maksimalnya 59 Tahun,” tuturnya

Ketua Baznas Garut Rd H Aas Kosasih S Ag, M Si, mengungkapkan Alhamdulillah di Hari Guru Nasional, BAZNAS memberikan bantuan kepada guru non ASN sebanyak 1.500 guru SD dan SMPdi lingkungan Dinas Pendidikan Garut.

” Ini merupakan program yang kedua kali dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Garut yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Garut, mudah-mudahan ke depannya juga guru yang lain baik negeri maupun swasta juga akan saya perhatikan untuk diberikan bantuan.” Ucapnya

Menurut Aas, Yang penting bagi kami(Baznas-red) ini semua guru perlu dan patut dihargai, ” karena yang mencerdaskan kehidupan bangsa di Indonesia ini adalah guru atau para pendidik,” ujarnya

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong S Pd, M Si, menyampaikan bahwa dalam program Garut Cerdas ini, dimana para kepala sekolah dan pengawas sudah mengeluarkan zakat, infak dan shodakoh dan dikelola oleh Baznas Garut.

“Ini kan kemanfaatannya dari, oleh dan untuk warga pendidikan. Alhamdulilah sudah berjalan dua tahun, dan potensi zakat dilingkungan dinas pendidikan sangat tinggi sehingga hampir terkumpul Rp300 jutaan perbulan,” kata Totong.

Lanjut kata Totong, sudah dua tahun berjalan menerima penyaluran dari baznas dengan besaran Rp500 juta, sehingga setiap guru yang berhak, mendapatkan bantuan sebesar Rp 300 Ribu, dengan jumlah penerima saat ini sebanyak 1.500 guru.

Totong juga berharap, kedepan tak hanya guru di sekolah negeri saja yang menerima, guru swasta pun harus bisa terperhatikan. Karena, imbuh Totong, guru swasta juga sama, mereka mengajar dan harus bantu.

“Ini direspon baik oleh pak Ketua Baznas bahwa nanti juga akan disalurkan kepada yang mengajar di sekolah swasta. Kami juga nanti akan mendorong potensi zakat di disdik, guru-guru kan belum. Mudah-mudahan ditahun depan kita bisa sama-sama, karena manfaatnya sangat luarbiasa,”pungkasnya

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Garut H Rudy Gunawan, Ketua Baznas Rd H Aas Kosasih S Ag M Si, Kepala BJB cabang Garut Maman Rukmana, Kepala Dinas Pendidikan Totong S Pd M Si, Ketua MUI Garut H Sirajul Munir, Ketua PGRI Garut Mahdar, serta para Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan se-Kabupaten Garut (J Gunawan)

Editor: Indra R