Meski sering Terjaring Razia, PSK Diperkotaan Garut Tak Pernah Jera.

66

Oleh : Indra R

GARUT, ( KF).- Wanita Pekerja Sex Komersial (PSK) di wilayah Kota Garut masih saja marak akhir-akhir ini. Yang ironisnya lagi, sejauh ini praktek Sex Komersial tersebut diduga kurang adanya pengawasan dari itansi terkait.

Longgarnya pengawasan tersebut menyebabkan beberapa jalan diwilayah pusat kota garut nampak terlihat marak akan PSK yang sengaja menanti lelaki hidung belang, untuk sekedar melampiaskan nafsu syahwatnya.

Kali ini Tim koran-fakta.com mencoba berbincang-bincang dengan salah seorang Wanita Pekerja Sek Komersial (PSK) yang biasa menanti lelaki hidung belang untuk sekedar melampiaskan hawa nafsunya.

Sebut saja Bunga (Bukan nama sebenarnya) wanita yang biasa mangkal di wilayah jalan Pramuka tepatnya di halaman kantor kejaksaan lama, mengaku sengaja bekerja sebagai PSK karena terhimpit ekonomi.

“Biasa A, peryogi artos atuh Matak kieu ge.” Ujar bunga dengan nada mesem.

Diakui bunga, tarip sekali kencan dengannya cukup bervariatif, bahkan tak jarang lelaki hidung belang yang sengaja membawanya seringkali kabur tanpa membayar.

” Nya Biasa paling 250 itu sudah dengan penginapan, tapi sering oge Aya nu ngajak biasa Ari tos pura-pura kaluar heula sakedap, diantos-antos eh kalah teu dongkap deui,” ucap bunga, Selasa(13/2) Malam.

Ditempat terpisah Agus, Warga kecamatan Garut kota, mengeluhkan masih banyaknya PSK dibeberapa jalan diwilayah kota Garut.

“ya jelas resahlah melihat hampir disetiap jalan diwilayah pusat kota masih maraknya para PSK yang menjajakan dirinya,” jelas Agus.

Lanjut Agus, padahal petugas Satpol PP baik kecamatan atau kabupaten selalu gencar menggelar razia atau patroli. Namun tetap saja tidak ada epek.

“Padahal razia rutin atau patroli setiap Minggu ada, tapi tetap mereka seakan tidak pernah jera” ujar Agus sambil geleng-geleng kepala.

Editor: Van’s

BAGIKAN