Milad Fagar ke 13, Usung Tema Revitalisasi Organisasi Fagar yang Mandiri, Berwibawa, Menuju Perubahan yang Lebih Baik

64
Ket Foto : Ketua FAGAR Kabupaten Garut. Cecep Kurniadi (foto oleh : Indra Ramdani)

GARUT, (KF).- Bertempat di Gedung Pendopo Garut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Garut menggelar silaturahmi Halal Bi Halal 1440 H dan Milad Fagar Ke 13, dengan mengusung Tema” Revitalisasi Organisasi Fagar yang Mandiri, Berwibawa, Menuju Perubahan yang Lebih Baik”.

Acara dihadiri Bupati Garut Rudy Gunawan, Kadisdik Totong, Kasi Sarana Disdik Ma’mun, Ketua PGRI Mahdar dan para tamu undangan

” kita apresiasi milad Fagar ke 13 ini, tapi juga yang lebih penting saya juga mengingatkan bahwa kami pemerintah daerah punya komitmen kategori dua yang murni ketentuan, katagori yang memenuhi ketentuan terus menerus dan lain sebagainya, kita angkat PPPK kalau usianya di atas 35 Tahun,” hal tersebut di katakan Bupati Garut H Rudy Gunawan, pada awak media usai menghadiri milad Fagar ke 13, Selasa (25/06/2019).

Lanjut Rudy, tapi itu semua ketentuan pusat, kita pun tidak bisa apa apa dan semua masalah kepagawaian semua dipegang pusat, pokoknya kami siap menggaji,

“sebetulnya ada beberapa hal yang harus mereka perhatikan diantaranya kesejahteraan nya tidak meningkat, dan sangat disayangakan banyak guru guru SD yang PNS, malah lebih tidak disiplin karena dia gajinya sudah 5 tahun dan 10 tahun Gajinya sudah diambil di Bank Jabar”, ungkapnya

Bupati pun menambahkan, sementara IPM Kabupaten Garut ditingkat Jawa Barat ini memang kita masih rendah, ” makanya untuk menaikan IPM tersebut, pihaknya akan akan kita tingkatkan disektor pendidikan,” pungkasnya.

Sementara Ketua Umum DPP Fagar Cecep Kurniadi, S,Pd.I menyampaikan harapannya yang pertama untuk peningkatan kesejahteraan, karena kemarin dengan keluarnya SP ada sebuah diskriminasi bagi mereka yang operator, penjaga, Tata Usaha (TU), juga yang belum S-1

” Dengan mengeluarkan SP, mereka karena memang syaratnya harus S-1 sehingga kesejahteraan mereka sangat terhambat,” ujarnya

Lanjut Cecep, dengan harapan, sekarang ada di momen milad Fagar Ke -13 hari ini ada sebuah revisi untuk Kepbup, karena dasar kemarin mengeluarkan SP itu yang pertama dari Permendikbud nomor 1 tahun 2018, yang kedua adanya keputusan bupati

” mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Kabupaten Garut menugaskan kepada dinas pendidikan (Disdik) untuk segera merevisi Perbup tersebut, sehingga mereka yang Tu, penjaga, operator, yang belum S-1 bisa jug mencicipi dana dari APBD tersebut,”ungkapnya

Masih kata Cecep, kedua Alhamdulillah pak bupati sudah menandatangani kesiapan untuk menyelesaikan honorer kategori dua dengan bentuk pernyataan yang yang kemarin sudah dikatakan lulus passing grade,

” Insyaallah akan terselesaikan, terus juga yang MS tidak lulus juga, beliau siap akan menyelesaikan dengan ketentuan yang berlaku termasuk juga mereka yang belum mengikuti tes kategori dua kemarin di tahun 2018,”paparnya

Sementara yang lulus kemarin sisanya sekarang tinggal 800, tidak lolos 400 dan yang belum mengikuti tes kisaran 400 jumlahnya jadi kisaran 1600 dari keseluruhannya

” Bahwa kabarnya, akan diselesaikan semuanya dan beliau bahkan sudah di anggaran murni sudah siap dianggarkan kisaran Rp.70 Miliar, dan akan dihabiskan semuanya sampe tahun 2020 dengan program PPPK,” pungkasnya (J.Gunawan)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN