Mogok Angkot Batal Lantaran Ada Kesepakatan.

130
Saat foto bersama usai mediasi. (Foto oleh : J.Gunawan)

GARUT,(KF).- Rencana aksi mogok angkutan umum jalur angkutan 08 Bayongbong – Terminal Guntur batal digelar setelah adanya mediasi yang dilakukan antara Organda, Dishub, Polres Garut, Satpol PP, dan Binamarga Provinsi Jabar, diruas jembatan maktal terusan Bayongbong, Garut Jawabarat. Selasa (28/8) pagi.

Sekretaris Organda Kabupaten Garut Yudi Nurcahyadi mengatakan, Dalam aksi tuntutannya pihaknya meminta Jalur angkutan minta di prioritaskan khusus angkutan umum (agar melintas jalur Maktal).

” Angkutan umum 08 dan Elf minta tetap melintas dijalur Jembatan Maktal dan tidak dijalurkan ke Genteng dan Semarang, tapi kalau kendaraan pribadi itu silahkan saja,” ujar Yudi saat ditemui sejumlah media.

Sementara itu Kadishub Garut Drs. Suherman menyampaikan hasil mediasi tadi ada beberapa hasil yang disepakati.

” ada lima kesepakatan yang dihasilkan diantaranya pertama jalur lintasan baru harus di aspal untuk memudahkan para pelintas, kedua adanya pemasangan lampu penerangan untuk malam hari, ketiga agar dipasang pos Utara dan Selatan petugasnya ada dari pihak dishub dan kepolisian, empat disediakan nya alat komunikasi untuk memudahkan komunikasi,” ucapnya saat ditemui awak media dipembangunan jembatan.

Lanjut Kadishub, Dan hasil pertemuan yang sangat segnitipikan adalah sesuai dengan permintaan untuk kelancaran masyarakat khususnya angkutan umum 08 Bayongbong Garut meminta agar angkot itu menjadi angka prioritas melewati baik dari selatan maupun Utara apabila terjadi kepadatan

” Jalur angkutan umum yang melalui jembatan Sanding tetap sesuai jalur dan akan di prioritaskan, sementara Kendaraan roda 4 yang pribadi lebih di arahkan ke Genteng Cilawu dan Semarang, terkecuali sepeda motor karena kurang menggangu kemacetan kendaraan dari kedua arah baik dari arah selatan ataupun sebaliknya,” pungkasnya

Laporan : J.Gunawan

Editor : Indra R

BAGIKAN