Muhammad Charly van Houten Ke Garut Hanya Untuk Memburu Sate Domba Muda

804

Charly van Houten saat singgah di Lasminingrat resto
Charly van Houten saat singgah di Lasminingrat resto
KF.-Muhammad Charly van Houten atau dikenal sebagai Charly Setia Band (lahir di Cirebon, Indonesia, 5 November 1982, yang merupakan seorang penyanyi dan komposer berkebangsaan Indonesia, ia juga merupakan mantan vokalis dari grup musik ST 12. Dari pihak ayahnya, ia memiliki darah Belanda yang diturunkan dari kakeknya pada masa sebelum kemerdekaan, namun kali ini ia tiba-tiba muncul di “Domba Haouse Lasminingrat”. Kedatangannya bukanlah untuk melaksanakan konser musik, melainkan untuk memburu makanan pavorite, yakni sate domba muda.
Charly bersama owners Lasminingrat resto Yakni,Yudi Nugraha
Charly bersama owners Lasminingrat resto Yakni,Yudi Nugraha

” Saya kira sate yang paling enak ada di Cirebon, tetapi di kota Intan yang terkenal dengan domba Garut, memiliki kuliner yang baru yakni sate domba muda. Memang sejak dulu saya penggemar sate domba,” ujarnya, Minggu (30/10/2016) pada wartawan.

Menurutnya, sate domba yang disajikan ” Domba House Lasminingrat”, memiliki ciri khas yang berbeda dengan sate domba yang ada di tempat lain. Bahkan para penikmat sate tidak usah takut dengan penyakit darah tinggi yang akan kambuh setelah menyantap sate domba.

” Daging domba aman tidak akan menimbulkan penyakit darah tinggi. Saya pernah berkonsultasi dengan dokter, ternyata yang menyebabkan darah tinggi adalah lemak dombanya,” ucapnya.

Lanjut Charly, sate Domba House Lasminingrat memang memiliki keunikan yang luar biasa, selain domba yang disajikan sangat muda, juga mengusung bumbu sate yang berasal dari rempah-rempah yang merupakan warisan leluhur Tatar Sunda.

” Pokoknya enak, sate domba House Lasminingrat, memiliki keunikan rasa yang beda tapi sama dengab rasa sate domba Daerah Cirebon, sehingga bisa bersaing dengan sate lannya  ” akunya.

Dia berharap, Garut yang terkenal dengan dombanya, untuk bisa tetap menjaga agar populasi domba tetap terjaga. Untuk domba aduan (laga) tetap lestari juga domba sayur untuk dikonsumsi memiliki parian penyajian daging domba beraneka ragam.

” Yah, tidak hanya sate, tapi bisa dikemas dengan jenis penyajian masakan yang beraneka ragam, ” cetus Charly yang didampingi istrinya Regina.

Diakuinya, datangnya ke Garut, hanya untuk menikmati sate domba muda. ” Saya, mendengar di Garuta ada Domba House Lasminingrat, makanya saya datang ingin segera mencoba satenya. Ternyata rasanya memiliki khas yang menggigit lidah,” pungkasnya.(dra R)

Blue ice Jalan Cimanuk Pas Tanjakan Pedes Kabupaten Garut
Blue ice Jalan Cimanuk Pas Tanjakan Pedes Kabupaten Garut

BAGIKAN