Musibah Bencana Pergeseran Tanah di Salawu, Mendapat Perhatian Serius dari Ketua GM FKPPI PC.1012

79

Jurnalis : Tono Efendi

Tasikmalaya (KF)- Musibah bencana pergeseran tanah di Desa Sukarasa dan Desa Jahiang Kec.Salawu Kabupaten Tasikmalaya, yang terjadi Senin (20/11/2017) pagi tadi, mendapat perhatian serius dari
Ketua GM FKPPI PC 1012 Kabupaten Tasikmalaya, DR.H.Iwan Saputra,SE,M.Si. Bahkan siang itu juga H.Iwan langsung meninjau lokasi Bencana.

Kedatangan DR.H.Iwan Saputra bersama pengurus Cabang GM FKPPI lainnya, langsung menyempatkan diri melihat pemukiman penduduk yang sebagian besar rumah tinggalnya mengalami rusak berat. Bahkan kondisi rumah penduduk yang terkena dampak bencana tersebut, sudah tidak bisa ditempati lagi, seperti di Kampung Margahayu.

Ket Poto: saat temui pengungsi

Selanjutnya rombongan GM FKPPI Kab.Tasikmalaya ini, meninjau ke lokasi pengungsian yang beradabdi Bale Desa. Kurang lebih sebanyak 35 KK yang berasal dari Kp.Babakan Sarongge terpaksa mengungsi di Kantor Desa Sukarasa.

“Kami sangat prihatin dan turut simpati kepada warga yang terkena dampak musibah pergeseran tanah ini, mudah mudahan warga yang terkena musibah ini, diberikan kesabaran dan ketabahan”, ucap H.Iwan saat meninjau lokasi Bencana di Desa Jahiang, kepada koran-fakta.com, Senin (20/11/2017) siang tadi.

Untuk membantu warga di lokasi bencana, menurut H.Iwan, GM FKPPI PC 1012 KabmTasikmalaya menerjunkan sekitar 27 anggotanya.

Dalam kesempatan tersebut. H.Iwan berharap kepada masyarakat di lokasi bencana untuk selalu tetap waspada. Dan ia pun mengetuk hati bagi para dermawan agar bisa membantu dan berbagi untuk para saudara saudara kita yang kini terkena bencana pergeseran tanah. Bantuan dan sumbangan bisa berupa bentuk makanan, pakaian. ini bisa disalurkan kepada GM FKPPI PC 1012 Rayon Salawu, bila ingin langsung ke tempat sasaran yang lebih dekat ke lokasi bencana, katanya.

Dari data yang berhasil di himpun koran-fakta.com sekitar 165 KK di wilayah Desa Sukarasa Kecamatan.Salawu terisolir. Kini masyarakat di lokasi bencana menanti bantuan, terutama warga berharap didirikan posko kesehatan.

Editor : deden

BAGIKAN