Musim Hujan Sudah Datang, PUPR Garut, Siapkan Alat Berat Antisipasi Longsor Dan Banjir.

127
Ket foto: H.Uu saat ditemui sejumlah media.

GARUT, (KF).- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan ( PUPR) Kabupaten Garut, memasuki musim penghujan tahun ini sudah menyiapkan alat berat di setiap titik yang terjadi rawan longsor, dan terdapat cekungan perbatasan kali guna upaya mengantisifasi banjir di saat musim penghujan.

” Untuk memasuki musim penghujan, PUPR Kabupaten Garut, sudah mengupayakan, dan menyiapkan alat berat untuk hadapai musim penghujan, terutama di lokasi yang rawan bencana longsor dan banjir ” kata Kepala Dinas PUPR Garut, Uu Saepudin kepada wartawan. Rabu (19/11/18)

Selain itu Uu Saepudin juga mengatakan, untuk Kabupaten Garut sendiri memang memiliki letak geografi yang berbeda dengan daerah lainya, karena Kabupaten Garut tingkat kerawanan bencana longsor, serta kecuraman tebing yang berpotensi rawan longsor cukup tinggi, maka memasuki musim penghujan tahun ini, pihak PUPR sudah menyiapkan alat berat di setiap titik rawan longsor agar pada terjadi longsor bisa segara diantisifasi.

“Memang Kabupaten Garut berbeda dengan daerah lainya, karena Kabupaten Garut tingkat kerawanan longsornya pada saat musim penghujan sangat tingggi, bahkan dikatakan Garut merupakan daerah rawan bencana ke tiga di daerah Jawa Barat ” ucapnya

Lebih jauh, Uu Saepudin menambahkan, selain menyiapkan alat berat di titik rawan longsor, saat memasuki musim penghujan, PUPR Garut juga sudah meminamalisir saat nanti terjadinya banjir, maupun genangan air, dan bahkan untuk saat ini dirinya sudah mengistruksikan setiap UPT agar selalu menormalisasi setiap gorong – gorong, guna mengantisipasi banjir saat intensitas hujan tinggi bisa mengurangi banjir.

” Untuk tahun ini musim penghujan sudah mulai datang, meskipun hujanya baru turun beberapa kali, tetapi dilapangan ada laporan sudah terjadi longsor seperti di daerah Garut Selatan, tetapi meskipun begitu, PUPR dengan sigap sudah siapkan alat berat, guna mengantisipasi jalan yang terkena matrial tanah longsor ” ujarnya

Ia juga memaparkan, untuk alat berat sendiri pihak PUPR untuk memasuki musim penghujan sudah mulai di siagakan di daerah Cikajang, karena titik rawan bencana longsor paling banyak di daerah selatan, sehingga bila alat berat di siagakan di daerah Cikajang, maka letak jarak ke daerah Garut Selatan tidak begitu jauh, dan pada saat terjadinya longsor bisa segara diantisifasi dan tidak memutuskan akses jalan, terutama jalan Garut – Pamengpeuk.

“Untuk titik rawan bencana dari hasil laporan paling banyak di daerah Garut Selatan, diantaranya Talegong, dan Cisewu yang masuk jalan Kabupaten, dan bahkan ada dua jembatan yang saat ini masih menggunakan pohon kelapa untuk akses masyarakat, yakni jembatan Cisewu dan jembatan Pakenjeng, tetapi dua jembatan tersebut sudah masuk progres direncanakan segera diperbaiki tahun 2019 nanti ” ucap mantan Pj Setda Garut.

Laporan : Beni

Editor : Indra R

BAGIKAN