Nanang-Apih Akhirnya Bertemu dan Sepakat Laporkan Pimpinan Cabang BPRKS Tasikmalaya Ke Polisi

658

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya) 
Pertemuan dua Tokoh Warga Kota Tasikmalaya yang beberapa hari ini menjadi tranding topic di media sosial,  Ir.H.Nanang Nurjamil dan Adang Isu alias Apih,  akhirnya mencair.

Didepan puluhan Aliansi, Ormas dan Tokoh Masyarakat yang dihadiri langsung oleh Pihak Polresta Tasikmalaya, kedua tokoh aktivis Tasikmalaya itu akhirnya saling berangkulan untuk menyudahi miss komunikasi diantara mereka disalah satu Rumah Makan di kawasan Jl. Lukmanul Hakim, Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Jumat (10/4/2020) sore tadi.

Dalam pertemuan tersebut masing masing kedua tokoh tadi diberi kesempatan untuk mengungkapkan argumentasi nya.

Adang Isu mengatakan, bahwa pertemuan sore ini sebetulnya tidak ada permasalahan yang serius antara dirinya dan aliansi kepada H. Nanang Nurjamil.

“Saya dengan Kang H Nanang sebetulnya tidak ada masalah, tetapi saya hanya kalrifikasi saja, bahwa kita dan aliansi memahami tugas beliau sebagai konsultan yang profesional dengan membuat verifikasi gambar gedung kantor BPRKS Tasikmalaya, tidak sedang mengurus ijin Amdal dan IMB BPRKS,  karena pihak aliansi dan Kang H.Nanang sedang berjuang dan mempermasalahkan Amdal dan BPRKS bahkan kita telah mengusulkan kepada Pemkot untuk menyegel BPRKS, ” ujar Adang Isu.

Bahkan Adang Isu mensinyalir bahwa pergerakan rekan rekan aliansi sedang dibenturkan oleh pihak BPRKS Tasikmalaya. “H. Nanang dan saya kini sedang di adu domba oleh ibu Yolanda dari BPRKS Tasik,  dan tuduhan fitnah yang dilontarkan ibu Yolanda sangat berdasar tidak asal nuduh, karena kita punya saksi saksi,  maka saya dan aliansi bersama H.Nanang akan melaporkan pihak pimpinan cabang BPRKS Tasikmalaya itu  ke Polisi,” tegas Apih dengan nada ber api api yang diamini rekan rekan aliansi yang hadir sore itu.

Hal senada juga di sampaikan H.Nanang bahwa dirinya mengaku kedatangannya ke BPRKS hanya untuk membuat gambar verifikasi gedung BPRKS tidak membantu untuk membuat perijinan IMB dan Amdal.

“Kedatangan saya ke BPRKS sama sekali tidak membantu pengurusan Amdal apalagi IMB, saya hanya menjalankan pekerjaan sesuai profesi saya sebagai konsultan. Jadi saya hanya mengerjakan verifikasi gambar gedung BPRKS Tasikmalaya, itu saja tidak yang lainnya, ” kata H.Nanang sambil memperlihatkan bukti gambar dan kwitansi pembayaran dari BPRKS sebagai konsultan.

Sementara itu Pemprakarsa pertemuan tersebut H.Dadan Sudrajat, S.Ag menjelaskan,  pertemuan ini salah satunya bertujuan untuk menyikapi dan mencari solusi terbaik dari permasalahan yang sudah berkembang di media sosial beberapa hari terakhir ini. “Kita anggap ini sebuah pertemuan untuk lebih erat lagi tali silaturahmi dengan para tokoh yang tergabung dalam aliansi. Mudah mudahan hal ini diambil hikmahnya,”  jelas H.Dadan kepada koran-fakta.com. (Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN