SSB Pamong Praja Garut Dikepung Belasan SSB Bandung Di Liga Progresif

275
Ket poto: SSB Pamong Praja, pelatih Ijang(jaket biru), Asisten pelatih Aas, manager Yana dan Tim di Lapang Progresif Kota Bandung

BANDUNG, ( KF ) – Sekolah Sepak Bola (SSB) Pamong Praja Garut merupakan satu-satunya SSB dari Garut yang turut berkiprah di Liga Sepakbola Usia 12 Progresif Bandung. Kehadiran anak-anak Garut, di lapang sepakbola rumput sentetis itu mendapat perhatian penonton karena postur tubuhnya yang rata-rata kecil, sedangkan rata-rata anak-anak Bandung Bertubuh tinggi besar.

Meski dikepung belasan SSB Bandung yang memiliki nama nesar, seperti SSB UNI, Bionsa, Tiki Taka, dan yang lainnya. Namun sejauh ini anak asuh pelatih Ijang itu bisa memberikan perlawanan berarti. Dalam dua kali laga yang sudah dilakoni, posisi Pamong Praja berada di peringkat ke 7, hasil satu kali menang melawan Produta 1-0, dan kalah 0-2 dari Sainprima.

Pelatih Pamong Praja, Ijang, mengatakan, keikutsertaan tim nya pada liga pada liga yang akan menghabiskan waktu tiga bulan itu, tidak mematok target juara. ” Kita ikut serta di liga ini hanya memberikan pengalaman buat anak-anak, melatih mental mereka, sebab pemain yang ikut di liga ini masih minim pengalaman turnamen, ” terang Ijang, didampingi asistennya Aas.

Selain mengikuti liga di Lapang Progresif, tim yang dimanajeri Yana ijni, juga akan mengikuti festival sepakbola di Lapang Dadaha Tasikmalaya, pada Tanggal 21-22 Oktober 2017. Karenanya saat menhadapi SSB UNI pada Minggu (22 /10) mendatang, skuad ini pemainnya akan terbagi dua. ” Ini resiko kita, tapi kita akan tetap menampilkan permainan ternaik di dua laga berbeda nanti, ” ujar Ijang.

Untuk festival di Kota Tasikmalaya nanti, SSB yang kini berlatih di Lapang Rancabango dan Lapang Makorem 062 Tarumanegara ini, mengikutsertakan 6 tim, untuk 3 kategori usia, yakni U 10, U 11 dan KU 12. (Jay).

BAGIKAN