Paragita Berikan Pelatihan Sampah

163

(KF),- Komunitas lingkungan hidup Paragita, melakukan pelatihan dan pembagian tabung komposer kepada masyarakat Kecamatan Cibiuk khusunya di Desa Cipareuan. Gita Noorwardhani selaku ketua dari Komunitas Paragita, mengungakapkan, pelatihan penanganan sampah anorganik dan organik terus dilakukan agar adanya kefahaman terkait penanganan kompos sampah organik, yang dilakukan oleh masyarakat.

“Sekarang memang masyarakat sudah mulai faham mengenai sampah komposer organik dan mulai satu persatu melakukan kompos organik,” katanya saat melakukan pembagian tabung komposer di Desa Cipareuan, Kamis(22/12).

Komposer organik menurutnya banyak manfaatnya bagi warga, terutama bagi para ibu rumah tangga yang selalu membuang sampah organiknya kemana saja. Untuk itu, dirinya melakukan pemahaman terkait kompos organik.

“Sudah harus sadar membuang sampah pada tempatnya, keuntungan komposer ini banyak sekali. Selain bisa menjaga lingkungan semakin bersih, kita juga mendapatkan cairan kompos yang bisa dijadikan pupuk – pupuk organik,”katanya.

Sekretaris DLHKP Kab Garut, saat memberikan pengarahan pada peserta
Sekretaris DLHKP Kab Garut, saat memberikan pengarahan pada peserta
Pupuk – pupuk organik yang berasal dari sampah – sampah basah keluarga ini, kebanyakan dibuang oleh para ibu yang justru tidak mengetahui manfaat dari sampah rumah tangga. Sampah rumah tangga ini selain bisa dimanfaatkan untuk pupuk organik juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk lainnya.

“Nilai ekonomisnya sangat tinggi, dan ini belum banyak difahami oleh masyarakat,”katanya.

Komunitas Paragita telah melaksanakan pelatihan penanganan sampah dan pembagian tabung sampah komposer ini di banyak tempat, sejak lama. (Jay)

BAGIKAN