PDI Perjuangan Garut, Maafkan Asmas Pelaku Posting Konten Hoax Di Medsos

176

Oleh: Pih

GARUT, (KF).- Banyak pihak yang sering mengkresditkan Partai berlambang Banteng Moncong Putih ini, tapi itu tak membuat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan semakin kecil, tapi sebaliknya makin mendapat hati di masyarakat Indonesia, begitu juga dengan di Kabupaten Garut, salah satunya adalah Asmas, sang pembuat konten hoax yang dianggap mencemarkan nama baik PDI P. Asmas merupakan seorang warga pemilik akun facebook yang diduga telah memposting konten yang dianggap mencemarkan nama baik PDIP.

Namun PDI Perjuangan dengan berbesar hati dan legowo menerima permohonan maaf dari Asmas, didampingi keluarganya Asmas mendatangi sekretariat DPC Garut PDI Perjuangan, Jalan Merdeka Tarogong Kidul, Garut. Dan diterima oleh Dedi Hasan Bahtiar yang juga Calon Wakil Bupati Garut serta Anggota DPRD Jawa Barat dan Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Lina serta sejumlah pengurus serta kader PDIP lainnya, Kamis (15/2).

Dalam Pertemuan itu Dedi Hasan Bahtiar menyatakan bahwa Asmas telah menunjukan itikad baiknya dengan mendatangi Kantor DPC PDIP Garut.

“Kami atas nama Pengurus dan Kader Paratai dengan melihat itikad baik dari saudara Asmas maka kami semua memaafkan atas apa yang telah dilakukan pada Partai Kami (PDIP- red), karna kita adalah saudara sesama Muslim, selain itu PDI perjuangan Kabupaten Garut semuanya Muslim, marilah kita ciptakan nuansa politik yang kondusif dan sehat, jangan sampai menghalalkan berbagai cara,”ujar DHB.

Dilain pihak juga, Ketua PAC PDIP Cibalong, Yuni yang menjadi pelapor pada kasus ini, mengaku memaafkan pelaku dan berharap Asmas tidak melakukan lagi perbuatan seperti itu.

“Saya mengharapkan ini adalah yang terakhir kali saudara Asmas lakukan terhadap Partai kami, dan saya sebagai ketua PAC Kecamatan Cibalong  memohon dengan sangat  kepada saudara Asmas untuk memperbaiki prilaku yang telah terjadi, supaya lebih bisa menyikapi adanya berita hoax yang beredar di Medsos, agar kita semua terhindar dari fitnah yang tidak bertanggung jawab “ tandasnya.

Asmas mengakui sangat menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya, dan mengucapkan terimakasih pada seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan yang telah dengan tulus memaafkan dirinya

“Saya berterima kasih sekali atas penerimaan kepada saya dan keluarga juga saya mohon ma’af yang sebesar-besarnya pada Pengurus, Kader dan simpatisan PDI perjuangan, DPC PDI perjuangan kabupaten Garut, umumnya seluruh indonesia atas perilaku saya yang merugikan semua pihak dan saya menyesal sekali serta saya tidak akan mengulangi perbuatan yang telah saya lakukan,” tutur Asmas dengan nada menyesal.

Pada 8 Februari 2018, polisi mengamankan Asmas di rumah salah seorang kerabatnya di kota Garut setelah Ketua PAC Cibalong sebelumnya, melaporkan atas perbuatan Asmas yang berdasarkan pada konten yang dianggap mencemarkan nama baik partai dan seluruh kader PDI Perjuangan melalui akun jejaring sosial Facebook. Asmas telah dianggap memposting status yang tidak sepantasnya terhadap Pengurus, Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan.

Editor: Van’s

BAGIKAN