Pelaku Mengaku Kesal Karena Korban Selalu Menyumbat Saluran Air Yang Mengaliri Perkebunan Miliknya.

42
Foto animasi (net)

GARUT, (KF).- Pepatah mengatakan, Penyesalan itu selalu datang di akhir. Seperti yang dialami R (48) Pelaku pembunuhan Omas (37) seorang petani yang merupakan kerabatnya sendiri.

Dihadapan Polisi, Jum’at (12/10/2018). R mengaku kesal karena korban kerap menyumbat saluran irigasi, hingga air tidak bisa mengalir keladang pelaku yang berada dibawah ladang korban.

Sebelumnnya pertikaian hebat antara Omas dan R terjadi Kamis (11/10/2018), di area perkebunan Kampung Baru Kai, Desa Karyamekar, Pasirwangi.

R nekat membacok Omas karena tak terima air yang mengalir ke kebunnya disumbat oleh Omas. akibat tak membawa senjata tajam. Korban akhirnya meregang nyawa dengan luka parah dibagian perut, kepala belakang hingga tangan.

Polisi menyita beberapa barang bukti berupa pakaian korban serta golok yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban

Meski mengaku menyesal. Akibat perbuatannya pelaku harus merasakan dinginnya tembok penjara dan kini pelaku diancam dengan ancaman kurungan lima belas tahun penjara. (***)

Editor : Indra R

BAGIKAN