Pelayanan RSUD dr. Slamet Belum Optimal

117

GARUT – Sudah sepekan pasca bencana banjir, pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet sudah kembali dibuka kendati belum optimal, dari target hari senin (Kemarin) semua pelayanan bisa normal kembali.

“Demi pelayanan kami buka, walaupun pelayanan masih terbatas, untuk ronsen masih terbatas, USG kita sedang diperbaiki belum bisa digunakan, nah untuk laboratorium, saya kira laboratorium ini 80 persen sudah siap, kalau yang lainnya ada hal yang rusak,” ujar Wakil Bupati Garut, dr. Helmy Budiman, usai meninjau RSUD dr. Slamet Garut, kemarin (26/9).

Beberapa fasilitas lain yang rusak diantaranya, tempat penyimpanan darah , pemeriksaan kimia darah, namun kerusakan tersebut mendapat bantuan alat serupa sehingga pelayanan pemeriksaan kimia darah bisa dilakukan.

“Jadi ini bisa melayani tapi masih terbatas, belum maksimal karena alat-alatnya belum bisa difungsikan, jadi mudah-mudahan minggu ini semuanya harus selesai,” kata Helmy.

Pada prinsipnya kata Helmy, apabila ronsen bisa berjalan, laboratorium berjalan, orangnya ada, pelayanan di RSUD dr.Slamet Garut bisa dikatakan normal kembali. Sementara alat sterilisasi menurut Helmy sudah dilakukan pembersihan di Bandung.

“Karena ronsen dan laboratorium pendukung UGD nya, dan saat ini ada sekitar 55 pegawai Rumah Sakit yang menjadi korban (hidup) banjir bandang yang belum bisa kembali bekerja,” katanya.

Sementara untuk pelayanan berobat tidak memerlukan alat medis seperti ronsen, sudah bisa normal kembali. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas RSUD dr. Slamet masih terlihat sepi. Berbeda dengan hari biasa, tidak terlihat antrean pasien di tiap poliklinik.(J.Gunawan)

BAGIKAN