Pemain Persigar Banyak Yang Hijrah ke Klub Lain

135

GARUT,(KF).- Demi mencari pengalaman dan masa depan persebak bolaan Nasional, sejumlah Pemain sepak bola asal Kabupaten Garut pindah ke beberapa klub diluar Garut. Dari sekian banyak pemain itu, salah satunya yakni Reggiana Diego Muhammad Ramdhan.

Sebelumnya Regiana tercatat sebagai Pemain Persatuan Sepak bola Indonesia Garut (Persigar), dan sempat membela Persigar di Liga III tingkat Nasional. Namun, demi karirnya dia pun hijrah ke klub Maung Anom Bandung

Alhamdulillah anak saya masuk tim Persib usia 21 tahun asuhan Kang Yadi Mulyadi mantan pemain Persib Bandung. Ya syukur juga disana masuk pemain inti,” kata Somantri ayah kandung Regiana, Senin (23/4/2018).

Dia menuturkan, sejak duduk di sekolah dasar (SD) Regiana sangat serius menggeluti sepak bola. Bahkan untuk urusan kuliah pun Regiana mengambil cuti, padahal di kampus nya pun, Regiana masuk pemain inti tim sepak bola STKIP Cimahi.

Saya juga tidak bisa melarangnya. Anak saya memilih cuti demi karirnya.” kata Somantri yang juga mantan pelatih fisik tim sepak bola putri jawa barat yang telah memiliki lisensi B AFC.

Poto: Reggiana Diego Muhammad Ramdhan

Diketahui, sebelum bergabung dengan klub Persigar Garut, dan Maung Anom Bandung, Regiana sempat tercatat sebagai pemain tim SSB Putra AMB Kadungora, SSB Putra Family Gungar Tarogong Kaler, SSB Kwalram Rancaekek Bandung, dan beberapa klub di Bandung. Jadi prestasi Regiana yang sempat mengantarkan kecamatan Tarogong Kaler menjadi juara sepak bola pada Porkab Garut tahun 2017 ini tidak lepas dari peran ayahnya, yang selalu mendidik dan mengajaknya berlatih sepak bola. Maklum ayah nya juga mantan pemain sepak bola, yang kini pindah profesi membuka toko peralatan olah raga.

Ayah menyuruh saya untuk belajar disemua posisi. Lalu setelah melihat kemampuan, ayah saya menyarankan untuk menjadi pemain belakang. Alhamdulillah sekarang ini saya berada di posisi bek kiri,” kata Regiana saat liburan ke Garut belum lama ini.

Regi begitu sapaanya menuturkan, pernah mengikuti seleksi untuk menjadi pemain Haornas Kabupaten Bandung Barat, selanjutnya masuk klub Maung Anom atas rekomendasi pelatih Maung Anom Bandung, yang juga mantan pemain Persib Bandung.

Alhamdulilah dari tes fisik dan teknik dan menjalani seleksi selama di maung anom, target saya mudah mudahan bisa memperkuat tim PON Jabar nantinya dan masuk tim senior Persib, amin.” ucapnya.

Kerja keras Regi patut di contoh oleh pemain muda lainnya. Selain karir prestasinya tidak ingin dibantu oleh kenalan ayahnya, juga dia tercatat pemain yang mau kerja keras sendiri.

Meskipun ayah saya banyak kenalannya, tetapi saya tidak ingin menjadi pemain titipan. Saya selalu berupaya sendiri, dengan memperlihatkan kemampuan saya. Dan harus dibarengi pula dengan doa untuk mewujudkanya. Pemain asal Garut banyak dimana-mana, kesempatan itu sangat terbuka lebar.” katanya.

Sementara itu, Ketua Persigar Kab. Garut, Dadang Johar Arifin membenarkan adanya beberapa pemain Persigar yang pindah ke klub Maung Anom Bandung dan Persib U-23. “Bahkan tak hanya ke Bandung saja tetapi ada juga yang pindah ke Klub Divisi 2 di luar Jawa Barat,” terangnya.

Penulis : JWan/tim

Editor. : Van’s