Pembagian Kartu Program Bantuan Non Tunai Diharapkan Jangan Sampai Gaduh.

95
Ket foto: Saat sosialisasi di Aula kantor kecamatan Garut kota. (Foto oleh : Indra R)

GARUT, (KF).-Dinas sosila kabupaten garut bersama Kecamatan Garut Kota Sosialisasi Program Bantuan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Garut Tahun 2018. Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung diaula kantor kecamatan Garut kota pada Rabu (28/3/2018) Siang.

Bantuan yang dulunya dikenal dengan Raskin, kemudian menjadi Rastra (beras sejahtera) dan kini menjadi Program Bantuan Non Tunai (BPNT) dengan menggunakan kartu. Yang mana kartu tersebut bisa ditukarkan dengan dua komoditi, yakni Beras atau Telor.

Saat ditemui Camat Garut Kota Drs.Bambang Hafidz M,.Si mengatakan pembagian kartu BPNT tersebut, baru sebagian.

Bahkan data lama jumlah penerima manfaat se-kecamatan Garut Kota sebanyak 5.539 orang.

“Nah sekarang tahap pertama ini baru 2.642 orang. Sedangkan sisanya akan diberikan pada tahap ke dua. Tapi saya kurang tahu jadwalnya, kapan akan dibagikanya. Saya berharap minimal jumlah yang lama tidak dikurangi, syukur-syukur bisa ditambah,” ujar Camat Garut kota.

Dijelaskan Bambang, segala sesuatunya terkait program BPNT ini diatur oleh pusat, yaitu Kementrian Sosial.

“Data atau jumlah yang akan menerima BPNT, termasuk penunjukan warung elekteronik yang diurus oleh pihak Bank Negara Indonesia (BNI). Oleh karena itu, pertama saya berharap minimal jatah lama tidak dikurangi, dan kedua warga jangan sampai gaduh. Makanya kami ingin segera tuntas pembagian BPNT ini sampai tahap ke dua,” jelas Bambang

Masih dikatakan Bambang, di Kec. Garut Kota terdapat 11 Kelurahan, oleh karena itu diharapkan dalam satu kelurahan terdapat 1 atau dua warung elektronik yang dapat menerima pelayanan BPNT tersebut.

“Perlu diketahui, sebenarnya menurut aturan jatah raskin juga dulu tidak boleh dibagi-bagi selain yang berhak menerimanya.” Ungkapnya.

Oleh : Indra R

Editor : Van’s

BAGIKAN