Pembangunan Lapang Voli Di Perum Cijati Asri, Akan Dilakukan Dalam Perubahan

156
Ket foto: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Drs.Kuswendi M.Si saat ditemui sejumlah wartawan, Selasa(7/11) Siang. (Foto oleh: Indra R)

Wartawan : Indra R

GARUT, (KF).-Sebelumnya diberitakan salah satu media. Pembangunan Lapang voli di Perum Cijatiasri, RW 15, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, dipertanyakan warga.

Pasalnya, beberapa meter lahan yang diperuntukkan pembangunan lapang voli itu saat ini dalam kondisi terbangkalai.

“Dulu Konsultan berbicara ada dana Rp 150 juta, Rp 100 juta untuk Tembok Penahan Tanah, (TPT) dan Rp 50 juta untuk lapang voli. Karena sedikit anggaran, untuk lapang voli jadi kita tidak muluk-muluk asal ada Lapang. Sekarang masyarakat mempertanyakan, jangankan Lapang, TPT pun tidak selesai. Namun prasasti penataan lapang sudah lama nampak terpasang,” ucap Saeful Hidayat Ketua RW 15 Perum Cijatiasri, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul. Pada Minggu (5/11/2017) Siang.

Terpisah kepala dinas pemuda dan olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs.Kuswendi M.Si mengakui adanya pembangunan lapang diwilayah Perumahan Cijatiasri, yang akan segera dibangun lapang Voli.

“Betul diwilayah tersebut akan ada pembangunan lapang Voli, dengan anggaran Rp. 50 Juta, namun perlu kita sampaikan kepada mereka pembangunan tersebut akan dilakukan didalam anggaran perubahan,” Katanya pada sejumlah wartawan, Selasa (7/11/2017)siang.

Lanjut dikatakan, anggaran yang sudah dijanjikan diperubahan sudah barang tentu harus disiapkan dari mulai DPA, RKA dan Seterusnya.

” Sementara saat ini kita kan tau perubahan sedang dievaluasi dijawabarat, namun saya pun mendengar kabar hari kemarin sudah ditandatangan. Dan jelas kamipun belum bisa melaksanakan sebelum ada tanda tangan gubernur tentang SK perubahan APBD kabupaten Garut. jadi kalaupun masyarakat menilai pembangunan lapang Voli tidak dibangun, jelas kita memang belum melakukan pembangunan, karena menunggu anggaran perubahan,” ujarnya.

Terkait dengan pemasangan prasasti penataan lapang yang sudah lama nampak terpasang, Kadispora akan segera langsung menelusuri.

“saya akan langsung cari tau, seharusnya itu dipasang setelah pembangunan lapang selesai, dan itu ada kesalahan namun saya akan cari tau dulu, kemungkinan pemasangan prasasti tersebut hanya ingin meyakinkan kepada masyarakat bahwa betul pembangunan tersebut ada,” tegas Kuswendi.

Editor : Ivan Barqah

BAGIKAN