Pembangunan Pasar Awipari Mendongkrak Perekonomian Warga Cibeureum

112

KOTA TASIKMALAYA, (KF).- Pembangunan Insfratruktur di Wilayah Kecamatan Cibeureum terus di genjot. Beberapa program pembangunan yang digulirkan pemerintah dari mulai program Madani, program PIWK tentunya lambat laun mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti halnya pembangunan pasar Awipari yang kini terus dikebut pembangunannya.

Camat Cibeureum Drs.Maman R Setiadi,Msi saat ditemui koran-fakta.com dikantornya Selasa (13/11/2018) siang tidak berada ditempat menurut staf nya sedang ada rapat di Bale Kota. Namun menurut Nunu Nugraha, S.Sos, Sekmat Cibeureum mengakui, partisipasi masyarakat diwilayahnya Kecamatan Cibeureum dalam ikut berpartisipasi mensukseskan pembangunan cukup baik.

“Seluruh program yang digulirkan pemerintah dari mulai program madani, PIWK hingga program dari Walikota Tasikmalaya, diwilayah ini berjalan baik, ini berkat peran aktif partisipasi masyarakat dalam mendukung setiap program pemerintah,” ungkap Sekmat Nunu.

Berbicara masalah pembangunan pasar Awipari yang kini sedang dikerjakan, Nunu mengakui pada intinya pembangunan pasar Awipari tentunya bakal mendongkrak perekonomian masyarakat. Dan masyarakat sendiri termasuk pedagang tentunya mendukung berdirinya pasar Awipari yang berlokasi di wilayah Desa Margabakti.

“Berdirinya pasar Awipari tentunya mendapat respon yang sangat posirif, masyarakat tentunya mendukung dengan adanya pasar Awipari, karena manfaatnya akan terasa, ekonomi masyarakat diwilayah Cibeureum bakal menggeliat jadi tidak usah lagi mereka belanja kebutuhan ke pasar Manonjaya atau pasar Pancasila dan Cikurubuk “, katanya.

Hal senada disampaikan Lurah Awipari, Ganda Priyatna dimana dirinya mengakui pembangunan pasar Awipari tentunya akan memberi manfaat bagi masyarakat Awipari, Marghabhakti termasuk Purbaratu. “Dengan adanya pasar Awipari tentunya masyarakat di tiga wilayah tadi dapat belanja ke pasar yang terdekat, tidak usah jauh lagi ke Cikurubuk atau Manonjaya,” ujarnya kepada koran-fakta.com.

Namun Lurah Ganda awalnya sempat mempersalahkan nama pasar Awipari yang seharusnya nama pasar itu harus sesuai dengan lokasinya di Margabakti.

“Tapi apalah arti sebuah nama jika pasar tersebut memakai nama Awipari, mungkin nama Awipari memiliki sejarah dan mudah mudahan membawa barokah, dan keberadaan pasar awipari dapat berkembang dan membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar ” Tutur Ganda.

Terpisah tokoh pemuda margabakti yang juga Dewan Kyai Ponpes Miftahul Huda III, Hazir Nurul Amin, berharap dengan adanya pembangunan pasar Awipari akan membawa manfaat dan barokah bagi masyarakat. “Dengan adanya pasar Awipari, tentunya masyarakat merasa terbantu jika ingin berbelanja tidak perlu lagi jauh ke Kota, mudah mudahan manfaatnya dapat dirasakan oleh ummat,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaksana Proyek Pasar Awipari, Budi Minatirta mengatakan pembangunan pasar ini sudah masuk tahap diatas 60℅. “Pembangunan pasar Awipari secara progresif plus tidak minus jadi sesuai target progres. Pekerjaan ini kita kebut siang malam, Insya Alloh selesai sesuai target, karena pekerjaan ini tinggal satu bulan setengah lagi,” ungkap Budi kepada koran-fakta.com, Selasa (13/11/2018) sore tadi dilokasi proyek.

Terkait Persyaratan IMB menurutnya, sudah keluar dari dinas terkait. Karena urusan masalah perijinan itu dikelola dan diurus oleh pihak Dinas Indag dan UKM, apalagi menurut lulusan Sarjana Tekhnik Lingkungan ITENAS Bandung itu, segala pengurusan ijin termasuk IMB tidak ada dalam kontrak kerja, pungkasnya.

Laporan : Tono Efendi

Editor. ; Van’s