Pemkab Garut Rencanakan Relokasi Korban Banjir Bandang

132
Wakil Bupati Garut beserta ketua BPC Gapensi

KF-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, tengah mencarikan solusi untuk merelokasi para korban bencana banjir bandang, baik yang ada di pengungsian ataupun yang masih ada di bantaran sungai Cimanuk.

Menurut Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, pihaknya sudah memiliki beberapa lokasi yang direkomendasikan yang akan dijadikan tempat relokasi pada pemerintah pusat. Lokasi tersebut, merupakan lahan milik pemerintah Garut, yakni lahan yang ada di Kecamatan Karangpawitan, Margawati Kecamatan Garut Kota dan Lapangan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul.

” Lokasi tersebut sudah direkomendasikan dan diteliti kontur tanahnya,” ujarnya, Senin (26/9/2016).

Dari beberapa lokasi yang diajukan pada pemerintah pusat, ada satu tempat lokasi yang memang layak untuk merelokasi para korban. Namun sampai sekarang tengah dibicarakan, teknis pelaksanaan relokasinya.

” Kami juga sudah ada beberapa pengusaha baik dari dalam Garut sampai luar Garut, yang ingin memberikan bantuan untuk pembangunannya,”

Untuk relokasinya juga, ada beberapa alternativ, yakni akan dibangunkan rumah susun dan membangun rumah sederhana. Kalau untuk rusunawan akan di bangun sebanyak dua tower, nantinya bisa ditinggali oleh 196 orang. Sedangkan untuk rumah sederhana akan dibangunan rumah dengan ukuran tipe 27.

Rencananya untuk pembangunannya, akan dilelangkan. Yang mana penyumbang akan diberikan kebebasan mau menyumbang berapa unit untuk pembangunan rumahnya.

” Sudah banyak respon baik dari para donatur yang ingin membangunkan rumahnya,”

Dikatakanya Helmi, untuk pembangunan unit rumahnya, pihaknya menyerahkan pada para donatur. Sedangkan untuk penataan akses jalan serta tanahnya akan dijamin oleh pemerintah Kabupaten Garut.

Sekarang ini tim tengah melakukan pendataan para korban baik yang terdampak sampai benar-benar korban. Pendataan ini sangatlah diperlukan untuk menentukan jumlah rumah yang akan dibangun nanti. (Indra R)