Program Bela Negara Di Ikuti Ratusan….

194

Garut, KF- Ratusan Pemuda dan Mahasiswa di Kabupaten Garut mengikuti program diklat Bela Negara dan outbond yang diselenggarakan oleh Dispora Kab Garut selama tiga hari ke depan dari tanggal 03 sampai 05 Mei 2017. Acara tersebut resmi dibuka langsung  oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Garut Drs Kuswendi, dengan narasumber wakil bupati Garut dr Helmi Budiman, Polres, BNN dan penegak hukum lainnya, dikawasan Drajat pass Kabupaten Garut.

Sementara Kuswendi menyampaikan, bahwa pelatihan bela negara ini tujuannya, yakni membina dan membentuk generasi muda bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak , disiplin, terampil serta memiliki semangat dan kesadaran bela negara dijiwai oleh kecintaan kepada Kesatuan Negara Republik Indonesia,” kata kepala Dispora Kab Garut diruang kerjanya.

Lebih jauh Kuswendi menjelaskan, Karena memang sekarang mau, tidak mau, bawa masyarakat termasuk pemuda itu wajib membela negara. Selain sebagai kewajiban dasar manusia, juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara melaksanakan dengan penuh kesadaran tanggungjawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara.

“Tiada lain bahwa ketika masyarakatnya membela negara. Negara menjadi kuat , ketika negara menjadi kuat otomatis negara lebih fokus mensejahterakan rakyatnya,” ungkapnya.Sunting

Menurut dia, bahwa bela negara itu sebetulnya tidak sulit, pertama kita sudah punya palsapah negara,  kita punya undang-undang tinggal melaksanakan hal-hal yang tersebut. Diantaranya kita punya Pancasila amalkanlah dari 5 butir Pancasila itu, kemudian yang kedua Sudah barang tentu para pemuda harus menghindar dari narkoba, karena narkoba itu merusak kepribadian, yang tidak mungkin pemuda yang sudah mengkonsumsi narkoba bisa membela negara,”jelasnya.

Kuswendi menambahkan, apa lagi di Garut, terakhir penelitian BNN sebanyak 64000 Pemuda sudah terlibat kepada narkoba. Dispora selaku liding sektor kepemudaan Sudah barang tentu ikut turun, “walaupun dengan keterbatasan, tapi tetap terus jalan, sehingga nanti yang paling penting adalah para pemuda ini setelah selesai diklat, mereka bisa menyampaikan kepada teman-temannya.  Artinya agar menularkan ilmunya,  jadi yang tidak bisa ikut kegitan, tapi mereka juga tetap bisa memahami tentang bela negara, “Pungkasnya. ( J Wan)

BAGIKAN