Pengawas Pendidikan Dasar Kecamatan Cisurupan, Memperoleh Kepercayaan Memberikan Materi Pembekalan Ilmu Pendidikan Terhadap TNI.

253
Ket foto : Damai Mulyana M,.Pd Pengawas Pendidikan Dasar Kecamatan cisurupan mendapatkan kepercayaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, untuk menyampaikan beberapa materi pendidikan.

GARUT, (KF).- Sebelum ditugaskan keperbatasan Kalimantan kurang lebih 400 Prajurit satuan Yonif Raider 303/SSM Kostrad, Cibuluh diberi pembekalan ilmu pendidikan (Guru) oleh pengawas pendidikan Disdik Garut, ya ng diwakili Damai Mulyana M,.Pd. Rabu (06/03/2019) Siang.

Pada kesempatan tersebut Damai Mulyana M,.Pd Pengawas Pendidikan Dasar Kecamatan cisurupan mendapatkan kepercayaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, untuk menyampaikan beberapa materi sebagai bekal untuk para prajurit Yonif 303 disana.

Dalam materinya Damai menyampaikan Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.

Damai, menjelaskan Etimologi kata pendidikan itu sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”.

Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.

“Sebuah hak atas pendidikan telah diakui oleh beberapa pemerintah. Pada tingkat global, Pasal 13 Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya mengakui hak setiap orang atas pendidikan,” jelasnya

Lanjut disampaikan Damai Mulyana, meskipun pendidikan adalah wajib di sebagian besar tempat sampai usia tertentu, bentuk pendidikan dengan hadir di sekolah sering tidak dilakukan, dan sebagian kecil orang tua memilih untuk pendidikan home-schooling, e-learning atau yang serupa untuk anak-anak mereka.

“Maka dari itu kita sebagai pelayan bagi masyarakat di tuntut untuk mencerdaskan bangsa di mana dan kapan pun setiap saat di butuhkan,” tegasnya (J.Gunawan)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN