Pengelola Wisata Pondok Bali Berharap Segera Mendapatkan Rekomendasi Dari Pemda

146
Ket Foto : Gerbang Masuk Wisata Pondok Bali. (Foto oleh : Janoka)

Koran-Fakta.com (KF).- Sejak tahun 1980 hingga pada tahun 1990-an, pantai Pondok Bali merupakan objek wisata favorit bagi warga Subang dan sekitarnya. Hingga pada akhir tahun 90-an abrasi mulai menggerus wisata primadona di pantura Subang tersebut, hal ini membuat sebagian wilayah pantainya hilang, abrasi ini pun merendam jalan sehingga menyebabkan rusaknya akses jalan menuju ke lokasi, bahkan masyarakat setempat pun mempertanyakan sebenernya siapa yang mengelola pondok bali ini. Senin, (26/10/2020) Kemarin.

Direktur Operasional CV. Satu Putri Pengelola Wisata Pondok Bali Beni Heriyanto mengatakan. “ Dari tahun ke tahun, Pondok Bali sempat di kontraktualkan oleh pihak ke 3, bahkan PAD nya untuk Kas Umum Daerah pun tidak jelas. Lalu pada tahun 2018, tepatnya pada tanggal 08/06/2018 telah terjalin kesepakatan Kerjasama tertulis perjanjian sewa menyewa pemanfaatan destinasi wisata pantai pondok bali antara pihak CV. Satu Putri dengan pihak Pemerintah Kabupaten Subang.

Perjanjian sewa-menyewa ini ditetapkan selama 1 tahun dengan biaya sewa tertulis sebesar Rp. 200 juta dan disetorkan langsung melalui Bank Jabar Banten (BJB), yang disertai nomer rekening Kas Umum Daerah, itu dibayarkan seluruhnya,” ungkap Beni ketika ditemui LogikaNews (Grup Majalah Logika) di kediamannya.

Lanjut Beni, dalam beberapa hal untuk mengikuti prosedur Perijinan dan yang lainnya sudah kami tempuh. “ Kami mengalami kendala dalam perpanjangan kontrak di tahun 2019 lalu hingga kini, bahwa sebenarnya 3 bulan sebelum kontrak habis, pihak kami pun telah memberikan surat permohonan perpanjangan sewa kepada pihak pemerintah daerah Subang.

Dengan berbagai cara untuk memperjuangkan hak kami sebagai pengelola, kami sudah konfirmasi dengan pihak yang terkait. Hingga saat ini pihak kami belum menemukan titik terang atau belum menemukan jawaban yang memuaskan dari pihak-pihak yang terkait,” cetusnya.

Pihaknya berharap ingin segera mendapatkan rekomendasi dari pihak yang terkait untuk kembali mengelola pondok bali karena di tempat wisata pondok bali akan kami bangun berbagai wahana waterpark dan wahana yang lainnya, yang sudah tertulis dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) pengembangan lokasi wisata pondok Bali, pungkasnya. (Janoka Maulana)

Editor : Indra R

BAGIKAN