Perbaikan Lapang Jayaraga Sudah Rampung

571

Jurnalis: Jay AS

GARUT, ( KF ) – Proses kegiatan pembenahan Lapang Jayaraga sudah rampung. Namun lapangan sepakbola yang kini menggunakan rumput zoyzia matrella itu, baru bisa dipakai minimal setelah 6 bulan rumput tersebut ditanam.

Selain menunggu pertumbuhan rumput merata memenuhi lapangan, akarnyapun harus benar-benar kuat menancap ke tanah, agar tidak mudah tercabut saat dipergunakan. Penjelasan ini disampaikan Farid, salah seorang pegawai teknis perbaikan lapang Jayaraga.

“Tidak semua rumput ditanam langsung, alokasi rumput 60 persen untuk memenuhi keseluruhan, nanti akan tumbuh merata dalam beberapa bulan ke depan. Di awal penanaman rumput akan terlihat mati, padahal tidak. Lapang ini baru bisa dipakai setelah enam bulan paling cepat. Tapi bagusnya itu memang satu tahun, kalau ingin bener-bener maksimal.” tutur Farid.

Proyek yang berada di naungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut itu, akan terus dilakukan perawatan, sampai rumput tumbuh merata dan ketebalan rumput sesuai standar. Selain itu, proses pemeliharaan seperti penyiraman, dan pembersihan rumput liar akan terus dilakukan.

“Rumput ini sama seperti rumput di Stadion GBLA yaitu rumput zoyzia matrella. Nanti rumput yang tumbuh itu merupakan tunas yang baru, sehingga jangan aneh kalau rumput yang saat ini akan seperti mati, tapi sebetulnya memang begitu. Nanti kan bibit yang ditanam akarnya nancep, nah itu yang akan menghasilkan tunas baru nantinya dan merembet memenuhi lapang. Kalau sekarang memang rumputnya terlihat tidak merata, jujumplukan istilahnya. Karena kan tadi alokasi rumput hanya 60 persen, kalau lapangan ini langsung ditanami rumput 100 persen, nantinya tidak akan rata dan bergelombang, ” pungkasnya.

Editor: j Gunawan

BAGIKAN