Pesan Aceng Fikri : Jangan Salah Pilih Wakil Rakyat Jika Ingin Paham Masalah Garut.

101
Ket foto : Aceng Fikri (foto istimewa-net)

GARUT, (KF).- Isu membangun Garut Selatan (GARSEL), memang sedang gencar diobral Caleg DPR RI di wilayah Garut Selatan, tak hanya obral janji membangun insfratuktur di Garsel, para Caleg DPR RI dari berbagai Partai malah mengobral janji kepada masyarakat pamekaran Garsel saat ia terpilih.

Disinggung masalah Garut Selatan, Aceng Fikri langsung melontarkan senyuman kecil ke awak media, ia berpendapat, sejak dilantik jadi Bupati 2009 lalu, 4 bulan berselang langsung merekomendasikan agar Garut Selatan mekar.

“Oh Caleg Partai lain jualanya itu ya di Selatan?, sampaikan kepada masyarakat Garut, saya sejak jadi Bupati 2009 sampai sekarang perjuangkan Garut Selatan. Saya langsung mendorong ke Gubernur Ahmad Heryawan waktu itu agar Garut selatan Mekar, dan berkasnya pun saya dan Gubernur tandatangan. Tapi sayang sesampai di DPR berkasnya entah kemana, malah keburu moratorium pamekaran,” tegas Aceng (11 April 2019).

Aceng juga berpendapat, masalah Garut selatan yang tahu pasti orang Garut, bukan pendatang.

“Bayangkan pendatang mau tahu Garut Selatan, masyarakat di Selatan yang diinginkan adalah pelayanan Pemerintah yang mudah di akses, tidak buang waktu, pelayanan kesehatan yang profesional, tidak dirujuk jauh, pelayanan Insfratuktur yang sesuai kultur, serta memiliki pemimpin yang tahu betul psikologi masyarakat Garut Selatan,” jelas Aceng.

Lanjut disampaikan, memang palayanan masyarakat dalam mengurus layanan pemerintahan di Garut selatan selama ini harus ekstra mahal, seperti hal kecil administrasi kependudukan masih berpusat di Disdukcapil Kabupaten, akta serta E KTP perbaikan harus rela jauh dari selatan ke pusat Pemerintahan Garut. Tak hanya itu, waktu dan ongkos pun jadi kendala masyarakat Selatan.

“Saya hanya berpesan kepada masyarakat selatan, yang tahu keinginan aspirasi selatan ya orang Garut, jadi jangan salah pilih wakil rakyat jika ingin paham masalah Garut,” Tutup Aceng.(***)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN