Pihak RSUD dr. Slamet Garut Akhirnya Mengunjungi Keluarga Korban Meninggal di Dalam Ambulance

251
Ket foto: Direktur RSUD dr.Slamet saat mengunjungi kediaman pihak keluarga korban yang meninggal dunia di dalam ambulance.

Wartawan: J.Wan

GARUT, (KF).-Sebelumnya, Bupati Garut, H.Rudy Gunawan, pada Minggu pagi (15/10) menyempatkan diri berkunjung kerumah kediaman almarhum korban yang meninggal dunia di dalam ambulance.

Kini Direktur RSUD dr. Slamet Garut, dr. H. Maskut Farid MM, didampingi pejabat RSUD lainnya yakni Kasie Profesi Media,
dr. Zaini Abdillah, beserta Kasubag Informasi dan Hukum, Iwa kartiwa SKM, MH. Kes. mengunjungi keluarga alm. Rina pada Minggu malam (15/10) di Kampung Nyalindung Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, pasien yang meninggal di dalam Ambulance beberapa waktu lalu.

“Saya menyampaikan turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan mohon maaf bila kedatangan kami terlambat. Saya berharap kejadian yang menimpa almarhum Rina ini, kedepannya bisa memberikan hikmah kepada kami dan tenaga medis untuk melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan dapat memberi perhatian maksimal kepada pasien,” kata Direktur RSUD dr. Slamet, kepada wartawan.

Menurut dr Maskut Farid MM, kejadian ini merupakan suatu persoalan yang akan diselesaikan oleh managemen RSUD dr. Slamet agar petugas medis kedepannya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara optimal. Maskut mengatakan, kunjungan ini juga sebagai wujud nyata kepedulian pihak rumah sakit kepada sesama, ujarnya.

Mendampingi Direktur RSUD dr. Slamet, Kasie Profesi Media, dr. Zaini Abdillah dalam kesempatan kunjungannya menyampaikan, bahwa sebenarnya RSUD terus melakukan continous improvment untuk meningkatkan mutu pelayanan di semua leading sektor di rumah sakit, upaya-upaya kearah tersebut terus dilakukan untuk mencapai layanan yang paripurna.

“Jika kita ingin membuat perubahan kecil, ubahlah prilaku kita. Tetapi jika ingin perubahan yang besar atau masiv, maka yang harus dirubah ialah pola pikir. Saya kira, marilah semua stakeholder baik internal RSUD dr. Slamet, maupun ekternal berjibaku pantang mundur meneruskan perbaikan-perbaikan tersebut. Sebelum kejadian yang menimpa Nonya Rina, jauh sebelumnya, kita sudah melakukan proses perbaikan walaupun belum optimal,” jelas dr. Zaini.

Sementara, Kepala Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Cecep Kurniawan, yang juga selaku kakak korban, mengucapkan terima kasih kepada pihak RSUD dr. Slamet yang sudah menyempatkan datang mengunjungi keluarga korban. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukannya saat berada di rumah sakit, karena waktu itu, kata Cecep, dirinya sempat sewot kepada semua petugas yang ada di ruangan IGD.

“Kunjungan tersebut sungguh memberikan kesan dan penghargaan bagi kami sekeluarga. Kamipun sudah mengikhlaskan kepergian adik kami Rina. Saya selaku pimpinan, memiliki tugas yang sama seperti pak Direktur, untuk senatiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami harap kejadian ini mendapat hikmah bagi kita semua, terutama pihak RSUD dr. Slamet agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada pasien yang dirujuk maupun yang sedang di rawat di rumah sakit,” ungkap Cecep.

Usai kunjungan, pihak RSUD dr. Slamet menyerahkan santunan kepada Mustofa, suami almarhum Rina.

Editor : Indra R

BAGIKAN