PJS Bupati Garut, Sambangi Pertanian Jeruk dan Kopi

176

GARUT, (KF).- Dalam rangka mengenal Kabupaten Garut lebih dekat, Pjs Bupati Garut , H Koesmayadi Tatang Padmadinata , bertandang ke sejumlah daerah di Garut terutama untuk pemetaan tanah lahan pertanian epigemiologi tanah yakni tanah yang bersahabat dan bersih untuk pertanian seperti Jeruk dan Kopi.

Daerah yang dikunjungi adalah perkebunan jeruk di daerah samarang serta sentra industri pengolahan kopi Garut yang mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Garut.

Dalam Kesempatan ini, Pjs Bupati pun menyambangi Mahkota Coffee, yakni salah satu produsen Kopi Garut yang beralamat di Jl. Raya Garut-Bayongbong KM 10 no 1899, Desa Ciela Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut, untuk bersilaturahmi dan temu wicara dengan pemilik Home Industri ini, Hari Yuniardi, Rabu (14/3) Siang.

Pjs Bupati mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal pengembangan pertanian jeruk dan kopi.

“Untuk jeruk sendiri di Jawa Barat ini Pemrov sudah menyebarkan lima juta pohon sementara untuk daerah Garut sendiri baru beberapa puluh ribu saja dan saya sudah berkoordinasi dengan pihak perkebunan Jabar, agar ada peningkatan untuk perkebunan jeruk, dan untuk kopi sendiri saya melihat prospek yang bagus ke depannya, dan jenisnya sangat unik karena kopi Garut ditanam di tanah yang tinggi tentu saja cocok dengan jenis tanaman kopi arabika, disana lebih bagus lagi kalo Arabika ini ditanam di atas pegunungan gunung merapi”, papar Koesmayadi.

Poto: istimewa

Mahkota Koffee sendiri sudah sedemikian berkembang bukan saja di daerah Garut tetapi sudah berada di level Nasional, ini dibuktikan dengan dibukanya cabang-cabang di Jakarta, Pontianak, Belitung, Pekan Baru dan Bali, keberadaan industri kopi jenis robusta ini dengan menanam kopi di kaki Gunung Cikuray Kabupaten Garut menambah semarak kebaredaan kopi bercita rasa khas Garut.

Sementara di tempat yang sama sang pemilik, Hari Yuniardi yang menikah dengan dengan Enung Sumartini yang sama-sama membesarkan usahanya menyatakan bahwa Kopi Mahkota adalah salah satu jenis kopi Arabika yang sudah berkembang dan di kenal dunia.

“Kami sudah melakukan upaya-upaya agar kopi Garut ini lebih dikenal di mata dunia khususnya pengembangan Mahkota Coffee sendiri yang semakin hari semakin mendapat tempat di hati penikmatnya bukan saja di Garut akan tetapi di kota-kota besar di luar Pulau Jawa seperti Pekan Baru, Belitung, Pontianak dan Bali dan kami sudah membuktikan diri dengan adanya konter-konter Mahkota Coffee tersebut kami layak diperhitungkan”, pungkas Hari

Dengan mempertahankan kualitas demi menjaga kepercayaan pelanggan, Mahkota Coffee pun menjadi pioner dalam peranannya sebagai pelaku bisnis kopi di tanah air, bahkan kini di Pekan Baru telah ada empat orang putra Garut yang menjadi striker Mahkota Coffee, yakni Tisal Santisa, Ihsan, Azis dan Iyaz mereka telah mampu membawa harum nama Kabupaten Garut.

Penulis : Joenhendi

Editor. : Deden