Pjs. Bupati Garut Soroti, Pemangfaatan Medsos

75

GARUT, (KF).- Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Garut, Ir. Koesmayadie Tatang Padmadinata menyoroti kemajuan tekonologi informasi yang diiringi dengan semaikin terbukanya pemanfaat media sosial (medsos) yang turut memberikan pengaruh terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Sekda, Drs. H. Uu Saepudin, ST., M.Si, pada Upacara Keasadaran Nasional, Selasa (17/3/2018), di Lapang Setda Kabupaten Garut,

Pjs. Bupati Garut mengungkapkan, di satu sisi medsos menjadi sarana positif untuk mengkampanyekan berbagai program pemerintah secara cepat, dan feed back masyarakat terhadap berbagai program tersebut, juga sangat dinamis serta responsif. Namun demikian, imbuhnya, di sisi lain, dampak kurang positif dari medsos juga semakin kita rasakan, setidaknya memberikan pengaruh terhadap sektor pendapatan daerah.

Sebagai contoh, pada jenis pajak reklame, yang diprediksikan akan mengalami tekanan, karena perubahan perilaku pelaku usaha yang dalam beriklan cenderung memanfaatkan medsos”, katanya.

dirinya sengaja ingin menggambarkan hal itu, agar kita semakin sadar bahwa lingkungan strategis kita semakin berkembang cepat dan berada pada masa milenial yang mengharuskan kita untuk berbenah, sehingga tidak tergerus di tengah arus besar perubahan. “Tentunya segenap KORPRI dituntut untuk semaikin meningkatkan kemampuan dan menunaikan tugas dan fungsinya dengan lebih baik lagi”, ujarnya.

Pada bagian akhir sambutan, Bupati menekankan kepada semua anggota KORPRI untuk mewujdukan reformasi birokrasi melalui aparatur pemerintahan yang makin bersih, berwibawa, dan professional. Selain itu semua anggoata KORPRi untuk meningkatkan kapasitas pengetahuannya dalam menunaikan tugas, mengingat berbagai tantangan pembangunan yang kompleks di masa depan. Ia juga menekankan semua jajarannya untuk memberikan pelayanan publik yang makin murah, cepat, dan baik.

Tingkatkan kerja keras dan kerja cerdas dalam pengabdiannya sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah. Pedomanai sumpah jabatan dan Panca Prasetya KORPRI”, pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Penjabat Sekda, Drs. H. Uu Saepudin, ST., M.Si, selaku Inspektur Upacara memberikan uang kadeudeuh secara simbolis kepada 52 orang PNS yang memasuki masa pensiun masing-masing sebesar Rp. 1,3 juta, dan uang duka kepada keluarga PNS yang meninggal dunia sebanyak 9 orang, serta pengembalian simpanan uang kadeudeuh kepada seorang PNS yang pindah kerja ke Kota Bogor.

Penulis : Beni

Editor. : Van’s