PKL Dadaha Berharap Pemkot Bisa Bantu Kebutuhan Sehari Hari

106

Jurnalis : Tono Efendi

Kota Tasikmalaya, (KF)- Pasca ditertibkannya 140 Pedagang Kaki Lima (PKL) Dadaha, kini harus menempati selter yang disediakan Pemkot Tasikmalaya sebagai tempat relokasi, ternyata hampir seluruhnya mengeluhkan omzet penghasilan usaha berdagang mereka yang merosot drastis.

Pantauan koran-fakta.com di lokasi selter relokasi PKL Dadaha, Jumat (12/1/2018) sore, situasi ditempat ini terlihat sepi molompong, sesekali PKL menyapa dan menawarkan jajanannya kepada mereka yang kebetulan lewat.

“Pokoknya penghasilan saya turun drastis setelah ditempatkan disini, sebelum direlokasi sehari saya bisa mendapatkan 300 ribu hingga 400 ribu, tapi sekarang sehari paling 20 ribu, itupun yang beli para sesama PKL”, ucap Hendi (52) PKL Dadaha yang sehari harinya berjualan makanan ringan dan minuman, kepada koran-fakta.com

Menurut Hendi, saat para PKL akan direlokasi, pihak Pemkot seperti Dinas Indag berusaha menenangkan dan memberi keyakinan, agar tetap bersabar karena menurut mereka tempat yang baru ini akan ramai suatu saat.

“Sampai kapan kami harus bersabar jika pendapatan kami turun tajam, sementara anak dan isteri saya perlu makan, sementara penghasilan kami sehari hanya 20 ribu, kami bisa stres dan anak anak gak bisa makan kalau tiap hari begini”, keluh bapak ini yang memiliki dua anak yang duduk di SD dan SMP.

Bukannya kami tidak mendukung program pemerintah, tapi pemerintah juga harus memperhatikan kehidupan sehari hari kami para PKL Dadaha. Kami bisa saja sabar selama beberapa bulan kedepan, tapi kalau bisa pemerintah memberikan bantuan dana kepada kami untuk biaya hidup sehari hari, selama kami bersabar ditempatkan di tempat ini, harap Hendi yang mengaku sudah 25 tahun berjualan di komplek Dadaha.

“Kami mohon Pemkot segera tanggapi keluhan ini, entahlah nasib anak anak kami dan isteri apa masih bisa makan dua Minggu kedepan ini, atau anak anak kami berhenti sekolah, kami hanya bisa pasrah”, ucap Hendi dengan mata berkaca kaca.

Editor: Jay AS

BAGIKAN